oleh

Mengapa Harus ‘Salam Jempol’?

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Pergerakan pendukung dan simpatisan ANSHAR (ANWAR SADAT – HAIRAN) memang dikenal identik dengan ‘Salam Jempol‘, ternyata ‘Salam Jempol‘ tak hanya sebagai sekedar simbolis saja namun menurut UAS (Ustazd Anwar Sadat) salam jempol memiliki filosofi yang sangat baik.

Menurutnya, Ibu jari merupakan paling utama dan induk dari keempat jari lainnya, ibu jari juga biasanya identik dengan persetujuan, kebagusan, dan sifat baik.

“Coba angkat jempol untuk menyatakan rasa setuju, maka keempat jari yang lain pasti menunduk.” Ungkapnya dengan sembari tersenyum.

Lanjutnya, bila dikaitkan dengan kepemimpinan. Pemimpin yang bijak adalah yang merasa tidak pernah segan dalam memberikan apresiasi, pujian atau sanjungan terhadap orang lain, baik bawahannya, relasi mitranya bahkan lawannya sekalipun.

“Kita harus memiliki jiwa sportifitas dan objektifitas untuk menunjukkan bahwa kita berjiwa besar dan cerdas dalam memberikan penghargaan buat orang lain sekalipun dengan refal. meskipun dalam wujud satu langkah kecil, ‘Salam Jempol’.” Tambahnya.

Ditambahkannya, ‘Salam Jempol‘ akan memberikan feedback positif bagi kita maupun orang lain yang kita berikan apresiasi atau sanjungan.

“Pemimpin yang bijak adalah pemimpin yang melalui tahapan kesuksesan yang bermanfaat, artinya sukses yang bermanfaat disini adalah bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan, Insya Allah.” timpalnya. (Red)

Komentar