oleh

Triwulan Ke-2 Serapan APBD Tanjabbar Berjalan Bak ‘Kura Kura’

Kualatungkal – jurnalbidas.com. Meski telah memasuki triwulan ke dua namun serapan anggaran APBD tahun 2022 ini tak berjalan maksimal atau bisa dikatakan jalannya seperti ‘kura kura’ terkait realisasi program belanja jasa sebesar Rp 153 Miliar yang baru terserap sebesar Rp 40 Miliar atau sebesar 26,50 %.

berbanding terbalik penyerapan anggaran yang bersifat pembayaran tunjangan seperti belanja tunjangan komunikasi intensif pimpinan dan anggota DPRD justru cukup laju dengan realisasinya 40 %, belanja penerimaan pimpinan DPRD, Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah mencapai 36,80 %.

Dari data yang dihimpun serapan sampai dengan saat ini yang sudah memasuki triwulan kedua baru mencapai Rp 299.443.979.942 (21,99% ) dari total APBD Kabupaten Tanjabbar sebesar Rp  1.361.966.499.901,00.

Anggota Banggar DPRD Tanjabbar, Zaki Siman mengharapkan kepada Pemkab Tanjabbar untuk segera merealisasikan program yang sudah dianggarkan di APBD 2022 ini.

” Bagaimana kita mau bicara APBD-P, sedangkan yang murni saja serapan nya masih kecil begini, ” Singkatnya.

Menciptakan sebuah program kegiatan bukan menjadi momok dalam sebuah kebijakan penyelenggaraan pemerintahan tapi realisasi dari program tersebutlah yang menjadi tolak ukur sebuah keberhasilan dan menjadi dasar audit dari instansi terkait, bila realisasi dari sebuah program dikesampingkan maka audit terhadap penyelenggaraan hanya monoton pada kelebihan bayar yang terkesan formalitas, lalu benarkah ‘sang auditor’ bekerja sebatas formalitas di Tanjabbar? Entahlah. (red)

Komentar