28/12/2017 Batas Akhir SPM-LS, Diduga Terjadi Manipulasi Administrasi Untuk Berkas Pencairan

Kuala Tungkal – Bidas. 28 Desember 2017 merupakan batas akhir pencairan dan atau batas akhir tanggal pada SPM-LS yang telah di tentukan oleh pemkab Tanjab Barat dan untuk kedua kalinya berubah, sejak dirubahnya batas akhir pencairan dari tanggal 22 – 28 desember 2017 terkesan pemkab tanjab barat plin plan dalam menentukan aturan yang ditetapkan.

Akan tetapi mampukah tim TP4D untuk mengawasi realisasi penerbitan SPM – LS sesuai dengan realisasi fisik dilapangan yang berdasarkan pantauan bidas ada beberapa pekerjaan fisik masih dalam tahap penyelesaian pelaksanaannya.

Menurut Ketua LSM – Petisi, Syarifuddin menjelaskan “berdasarkan PP Nomor 71 tahun 2000 tentang tata cara masyarakat untuk ikut serta dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Dan mengingat Intruksi jaksa agung republik indonesia nomor INS-001/A/JA/10/2015 dan keputusan jaksa agung republik indonesia nomor KEP-/152/A/JA/10/2015 tentang Pembentukan tim pengawal dan pengaman pemerintahan dan pembangunan kejaksaan republik indonesia. Maka TP4D Tanjab Barat diharapkan keseriusannya dalam melaksanakan tugas pengawasan dan pendampingannya.” Ungkapnya.

“Pendampingan dan Pencegahan yang dilakukan Tim TP4D berdasarkan acuan aturan yang wajib dilaksanakan. Dan akan tetapi terkait tanggal 28 desember 2017 tetang batas akhir tanggal SPM – LS berdasarkan fakta dilapangan masih melaksanakan fisik pekerjaan dilapangan.” paparnya.

“didugaan terjadinya manipulasi data pencairan yang dilakukan beberapa rekanan yang terlibat dalam pekerjaan yang belum selesai ini merupakan unsur disengaja yang wajib menjadi pantauan prioritas oleh tim TP4D Tanjab Barat.” Tambahnya lagi.

“Selaku masyarakat sangat yakin kepada tugas – tugas Tim TP4D dikarenakan sudah terbukti dalam melaksanakan tuntutan di muka sidang peradilan kepada pelaku tindak pidana yang semula berstatus terdakwa menjadi terpidana, sebagaimana diamanatkan dalam UU nomor 8 tahun 1981 tentang KUHAP.” Pungkasnya.

Pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa yang masih terdapat beberapa pekerjaan yang belum selesai pengerjaannya di akhir batas waktu yang ditentukan ini, diduga terjadinya manipulasi data administrasi pencairan dana guna mengantisipasi masa akhir tahun anggaran di 2017. (sr)

Komentar