ADA APA DENGAN PEMBANGUNAN JEMBATAN PARIT SUNGAI LIMAU

Pekerjaan Pembangunan Jembatan Parit Sungai Limau. (dok)

Kuala Tungkal – Bidas. Pembangunan jembatan parit sungai limau  yang bersumber dana dari APBD-P TA. 2017 sebesar Rp 3.272.300.000,00 (Tiga Miliyar Dua Ratus Tujuh Puluh Dua Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah) yang berlokasi di RT. 01 Desa Teluk Sialang Kec. Tungkal Ilir. Disinyalir telah terjadi penyimpangan dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pekerjaan semula.

Menurut Sumber yang di temui Bidas Dilapangan (12/11) mengatakan, “Pipa yang besar itu jumlahnya kemaren 63 batang, kemudian datang lagi 4 batang pakai ponton. Yang 4 (empat) sambung ada 6 batang (Titik) tu yang di tengah dekat alur, kalau yang lain Cuma 3 (tiga) sambung.” Tambahnya.

Pekerjaan Pembangunan Jembatan Parit Sungai Limau. (dok)

Menurut keterangan yang tercantum pada papan plank keterangan proyek, Pekerjaan dengan nomor kontrak 630/523/KONT/KONS-PPK-BM/DPUPR/2017 Tanggal 18 Oktober 2017, yang di laksanakan oleh PT. WICAK UTAMI ini tak memiliki konsultan pengawas. Menurut sumber yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, “Ada Semalam konsultannya datang, Pak Apri dengan Rinto.” Tukasnya.

Terpisah, Menurut Amin (40) mengatakan. “Sejatinya Pekerjaan tersebut harus mengacu pada RAB dan Gambar Rencana Kerja yang telah di dapat saat pelelangan tersebut di laksanakan. Bila terjadi dugaan penyimpangan terhadap pelaksanaan fisik pekerjaan seharusnya hal tersebut menjadi tanggung jawab konsultan pengawas dan pengawas dari pihak owner, yang di sinyalir terbentuknya unsur pembiaran terhadap dugaan penyimpangan dalam pekerjaan tersebut. (12/11).” Pungkasnya.

Saat dilapangan Bidas juga tidak menjumpai Tenaga ahli bersertifikasi yang di persyaratkan pada lelang pekerjaan tersebut dalam melaksanakan fisik pekerjaan dilapangan. (st)

Komentar