Akhirnya Legislatif Terkesan ‘Lempar Bola’ Polemik Pembangunan Gedung Banggar 10,1 Miliyar

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Setelah heboh dengan pernyataan Ketua DPRD Kab. Tanjab Barat akan membatalkan kegiatan pembangunan gedung banggar senilai 10,1 Miliyar akhirnya pihak legislatif Tanjab Barat melalui rapat pimpinan dan fraksi, senin (6/4) sepakat untuk menunda pelaksanaan kegiatan ini

“Pimpinan dewan dan pimpinan fraksi sepakat untuk di tunda, namun kami bukan membatalkannya itu di eksekutif,” kata Mulyani saat ditemui usai rapat.

Ya, pihak legislatif memang dapat mengeluarkan rekomendasi penundaan tersebut karena dinilai pihak legislatif tidak memiliki kapasitas dalam membatalkan kegiatan yang telah dibahas dari RKA hingga menjadi DPA serta disetujui terlebih kegiatan tersebut kini sedang dalam proses evaluasi.

“Tak perlu rapat toh pada dasarnya kapasitas legislatif tidak ada dalam membatalkan dan menunda kegiatan tersebut (pembangunan gedung banggar_red). Dari awal kita sama – sama tau kalau kapasitas legislatif hanya sebatas rekomendasi.” Ungkap Pengamat kebijakan pemerintah, Mukhtar.

Menurutnya, bencana Covid-19 ini seharusnya tak dijadikan momen pencitraan oleh salah satu kandidat yang berniat maju di perhelatan pilkada karena pembatalan hanya dapat dilakukan oleh pihak eksekutif dan itupun harus dengan prosedur yang benar.

“Dari awal bicara pembatalan kini dari hasil rapat lahirlah penundaan yang direkomendasikan. Kalau sekedar usulan penundaan jangankan legislatif, LSM dan Ormas bahkan masyarakat sendiri pun tetap bisa melakukan toh disetujui kembali ke eksekutif. Ditunda itu multi tafsir.” Tukasnya. (red)

Komentar