APRI DASMAN, ST. MT ; Tidak Ada Yang Profesional Di Kuala Tungkal.

Kuala Tungkal – Bidas. Puluhan Pekerjaan Di Kab. Tanjung Jabung Barat yang bersumber dana dari APBD maupun APBD-P 2017 disinyalir kuat dilaksanakan pihak rekanan yang tidak seideal sesuai permintaan dalam dokumen lelang. Menurut Apri Dasman, ST. MT selaku Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kab. Tanjung Jabung Barat menuturkan. “Kita ini belum siap untuk ideal. Dengan persyaratan itu sudah dianggap tidak profesional siapapun kontraktornya. Ok! kalau di persyaratannya, di administrasi lengkap tapi di lapangan tidak ada sudah di anggap tidak profesional dari awal. Tidak ada yang profesional di kuala tungkal, siapa yang profesional, siapa yang ngetop.” Ungkapnya (21/11).

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kab. Tanjab Barat Apri Dasman, ST. MT (dok)

Meski terang benerang terkait ketidak korelasian antara kelengkapan administrasi dan pembuktian di lapangan lokasi pekerjaan. Kabid Bina Marga DPUPR yang menangani ratusan milliyar rupiah, realisasi pekerjaan yang menggunakan dana APBD dan APBD-P ini mengungkapkan. “Kalau di bilang dokumen palsu tidak juga, barangnya ada (surat perjanjian Kesanggupan menyediakan peralatan kerja. Red). Ini kan administrasi masih, surat pernyataan ada cuma alat itu tidak ada.” Ungkapnya.

“Kalau kita menuntut sesuatu itu seideal yang kita inginkan atau seperti texs book yang ingin di terapkan seperti adanya suatu kegiatan itu, mungkin tidak bisa berjalan lancar. Tapi ada niat baik kita. Kalau dari awal bakal menyiapkan (Dukungan peralatan kerja. red) itu tidak ada.  Tapi setelah terjadi kontrak, kontraktor mengadakan permohonan pemakaian alat untuk mobilisasi misalnya glader, excavator. Bukan hanya satu kegiatan yang seperti itu banyak hampir semua yang pengairan itu pengantaran excavator kelokasi.” Tukasnya.(21/11).

Bentuk persyaratan peralatan utama dalam dokumen lelang (dok)

Ketidak Korelasian terhadap Kelengkapan administrasi dan pembuktian di lapangan lokasi pekerjaan mengisyaratkan dugaan tentang adanya pemalsuan kelengkapan administrasi yang harus di dalami oleh pihak instansi hukum di Kab. Tanjab Barat, selain hal ini telah mencederai persaingan usaha di kalangan rekanan. Dugaan Ketidak hadiran Peralatan di lapangan sesuai pernyataan yang di notariskan oleh rekanan pemenang lelang dalam dokumen penawaran juga mempengaruhi mutu dan kuantitas spesifikasi hasil pekerjaan sesuai perencanaan. (st)

Komentar