Berpotensi Unggul, Muklis Dinilai Mulai Diserang Secara Sistematis

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Niatan untuk menjadi peserta pada konstelasi pilkada Tanjab Barat dengan visi BEDA dan MISI 4×lebihcepat ternyata menjadi momok yang sangat menakutkan bagi beberapa pihak karena dinilai berpotensi mengungguli pasangan lainnya.

Terbukti meski konstelasi pilkada masih jauh dari garis start, serangan terus dilancarkan bahkan secara sistematis seperti pemanggilan dari BAWASLU untuk klarifikasi dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) berdasarkan temunan Nomor 1/TM/PB/Kab/05.09/1/2020.

“Belum dimulai tahapan pilkada, H. Muklis bukan ‘Calon’ tapi ‘Bakal Calon’ tentu hal tersebut memiliki defenisi yang berbeda. Bicara ASN benar dia (H.Muklis_red) ASN tapi nanti setelah mendaftar di KPU Dia harus melepas status ASN.” Ungkap Muktar, AB salah satu mantan anggota panwaslu 2005.

Dikatakannya, kalau saat ini dipermasalahkan kita curiga ada yang menunggangi dibalik pemanggilan tersebut, kalau mau bicara pengawasan dan aturan ya, harus pastikan dulu apa yang diawasi, senetral apa BAWASLU.

“Spanduk/baleho bertebaran, ASN yang berniat maju bukan cuma muklis, penggunaan fasilitas negara dalam membuat alat peraga, bahkan penggunaan fasilitas negara dalam membentuk relawan/tim bergentayangan di medsos, jangan bilang belum cukup bukti dan akan dipelajari. Toh pemanggilan muklis berdasarkan temuan,” Tukasnya. (Red)

Komentar