Bupati Sebut Sudah Berbuat Banyak Untuk Kemajuan Pelayanan Publik, Syarifuddin. AR : “Yang Mana?”

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Pemkab Tanjab Barat telah melakukan upaya terencana dan partisipatif dengan melibatkan semua stake holder dalam memberikan pelayanan, hal itu di katakan Bupati H. Safrial saat memimpin upacara gabungan di halaman kantor Bupati Tanjab Barat, Senin (18/3).

“Ini kita lakukan agar setiap program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan, dalam pelaksanaan pembangunan sering kali menemui ragam permasalahan. Baik itu ketidakmampuan pelaksana kegiatan, kondisi lingkungan atau sikap masyarakat yang antipati terhadap pembangunan.

“Namun kita tetap berusaha agar setiap program peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat kita laksanakan sesuai dengan visi misi Pemkab Tanjung Jabung Barat,” imbuhnya.

Terpisah, pengamat pemerintahan, Syarifuudin. AR menapik hal tersebut. Dia menyebutkan pelayanan publik yang mana? kalau program memang sudah zamannya transparan, dan masalah pembangunan itu merupakan kewajiban bagi pemerintah dalam mensejahterakan masyarakan dan tak perlu di banggakan.

“transparansi dalam program itu suatu keharusan tentunya program yang bermanfaat dan mengedukasi masyarakat, pembangunan infrastruktur merupakan kewajiban bagi pemerintah yang tak perlu di besar – besarkan, takutnya ketika di gadang – gadangkan justru tak mencapai maksud dan tujuan, contohnya program air bersih.” ungkapnya.

Lanjut Syarifuddin. AR, upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan melakukan kerjasama dengan berbagai institusi yang kompeten dalam bidang pendidikan umum dan kedinasan dinilai hanya pencitraan.

“berharap melalui kerjasama (MoU) dapat memperbesar aksesibilitas putra putri daerah untuk menempuh pendidikan yang lebih berkualitas itu isapan jempol, tanpa kerjasama pun bila memiliki kemampuan dan finansial maka dapat melanjutkan pendidikan. MoU yang di lakukan pemkab justru tidak memberikan solusi pasti yang segnifikan dibidang pendidikan, apa kelanjutan dari MoU tersebut? Bila sekedar memberikan akses saya rasa tidak diperlukan.” tukasnya. (St*2)

Komentar