BUPATI Terbitkan Edaran, Kepala BPKAD Malah Tidak Ditempat

Kepala BPKAD Tanjab Barat, Drs Rajiun Sitohang, ME.

Kuala Tungkal – Bidas. Dalam rangka mengoptimalisasikan penyerapan anggaran dan pengendalian pencairan dana pada akhir tahun anggaran 2017 ini, Pemerintah daerah Kab. Tanjung Jabung Barat mengeluarkan surat edaran terkait waktu batas akhir pengajuan  Surat Perintah Membayar (SPM) GU Ditetapkan pada tanggal 15 Desember dan SMP-LS Di tanggal 22 Desember 2017.

Dalam Surat Edaran tersebut menyebutkan, Agar Kepala OPD/ Pengguna Anggaran untuk tidak meninggalkan tempat sejak surat edaran tersebut di terbitkan, melakukan pengajuan pencairan anggaran sesuai dengan realisasi pelaksanaan pekerjaan, khusus untuk pekerjaan fisik agar mengajukan pencairan dana sesuai dengan realisasi fisik di lapangan.

Diketahui, Surat Edaran Bupati tanjab barat dengan No. Surat 950/2633/BPKAD/2017 tertanggal 28 Nopember 2017 ini di tujukan kepada Kepala Organisasi Peranagkat Daerah (OPD) Kab. Tanjab Barat Selaku Pengguna Anggaran.

Sayang, Kepala BPKAD Tanjab Barat, Drs Rajiun Sitohang, ME. Tidak dapat di temui diruang kerjanya dan saat di hubungi via selulernya sedang tidak aktif. Sedang surat edaran Bupati tersebut jelas untuk meminta Seluruh Kepala OPD untuk tidak meninggalkan tempat sejak surat edaran tersebut di terbitkan.

Kepala Bagian Komunikasi dan Dokumentasi Setda, Muhammad Firdaus, SE

Sementara itu, Kepala Bagian Komunikasi dan Dokumentasi Setda, Muhammad Firdaus, SE ketika di klarifikasi terkait surat edaran batas pencairan tersebut mengatakan (4/12). “Memang setiap tahunnya Bupati melalui BPKAD wajib menerbitkan surat edaran tentang batas akhir pengajuan  Surat Perintah Membayar (SPM) hal ini di maksudkan demi tertib dan lancarnya proses administrasi.” Tukasnya. (sr)

Komentar