Dermaga Apung, Terkesan Aset Yang Terlantar

Kuala Tungkal – Bidas. Kerusakan dermaga apung yang terletak di pelabuhan ampera mengundang ribuan pertanyaan masyarakat Tanjab Barat terkait perawatan dan pemeliharaan dermaga tersebut yang seharusnya di laksanakan oleh instansi terkait.

Dermaga apung yang dibangun menggunakan APBD Tanjab barat beberapa tahun silam ini tampak tak lagi layak digunakan. Menurut keterangan Kepala UPTD Pelabuhan Sungai, Manalu, Amd LASDP menungkapkan (14/02). “Kita sudah mengkoordinasikan ke dinas perhubungan bagian aset, dermaga apung tersebut belum ada serah terima dari dinas PU sejak selesai pembangunannya.” ungkapnya.

“Sebenarnya ini lah permasalahan kita di lapangan. kita tidak bisa mengajukan dana perawatan karena tidak ada serah terima sehingga aset tidak tercatat di dinas kita.” Tambahnya.

“Untuk kedepannya kita mengharapkan agar aset dapat di tertibkan, guna kenyamanan masyarakat pengguna aset. seperti dermaga apung tersebut, pos tangga raja, dan WC umum yang dibangun dinas perkim tahun 2017.” Terangnya.

Manalu juga tak ingin Dinas Perhubungan melalui UPTD Pelabuhan dan Sungai menjadi sasaran tanggung jawab saat aset yang dibangun terjadi kerusakan. “Jadi tolonglah di tertibkan agar kami dinas perhubungan tidak selalu dipersalahkan.” Tukasnya.

Kerusakan dermaga apung di pelabuhan ampera yang tak dapat difungsikan lagi kini menjadi aset daerah yang seakan – akan ditelantarkan. penertiban aset yang dibangun menggunakan APBD daerah semestinya tak terkesan mubazir. (st*2)

Komentar