Di Duga Pekerjaan Pengendalian Daya Rusak Air Sungai Pengabuan Mengurangi Volume

Kuala Tungkal – Bidas. Tak puas dengan tak mengadakan paralon untuk sulingan kebun masyarakat, Pekerjaan pengendalian daya rusak air sungai pengabuan Kab. Tanjab barat yang menggunakan dana APBD Provinsi Jambi TA. 2017 sebesar Rp.3.393.968.000,- dilaksanakan oleh PT. CENTRAL KARYA MANDIRI kembali disinyalir berulah, kali ini diduga rekanan pelaksana pekerjan tersebut telah mengurangi volume pekerjaan.

Hal Ini disampaikan oleh Kepala Desa Sungai Baung, Abdul Hamid Saat di Konfirmasi dikediamannya. selasa (13/02) mengatakan. “Di dusun Harapan Yang tadinya 4000 M dikerjakan 3700 M, Kemudian didusun beringin Cukup, Di Dusun Karya kurang kalau ukurunnya 4000 M Ternyata 3800 M,” Ungkapnya.

Lanjut Abdul Hamid, “Untuk dusun karya baru tergabung dari 2 Parit ( Parit 7 dan Parit 6.Red) Parit 7 yang target 2500 M dikerjakan 2300 M dan parit 6 yang berukuran 1500 M yang ada 1300 M, dan yang lebih fatalnya lagi di parit 5 yang di sepanjang sungai baung yang di targetkan 4000 M yang ada hanya separuhnya,” Tegasnya.

Abdul Hamid ternyata tidak hanya memantau pekerjaan tersebut dimeja kerjanya, tapi kades Sungai Baung ini juga turun guna menyaksikan sendiri kekurangan pekerjaan tersebut. “kami turun kesana dengan tokoh masarakat disitu yang namanya pak Pailek dan juga didampingi oleh Sekdes saya dan memang benar dilapangan ternyata tidak cukup.” Tambah Abdul Hamid.

Sungguh amat disayangkan bila pekerjaan yang menghabiskan dana APBD Provinsi Jambi milyaran rupiah ini ternyata disinyalir telah mengurangi volume pekerjaan dan diduga pelaksana sudah selesai, dengan ditandai tidak tampaknya lagi alat berat dilokasi pekerjaan. (st*2)

Komentar