Diduga, Pengaturan Tender Terstruktur Dan Masiv Hingga Bobolnya 1,4 M APBD Kab. Tanjab Barat Tahun 2017

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com Pengerjaan 13 pembangunan jembatan yang dilaksanakan di tahun 2017 yang  membobol APBD Kab. Tanjab Barat ditahun yang sama sebesar Rp.1.447.308.078,11 diduga terjadi pengaturan tender yang terstruktur dan masiv yang dilaksanakan oleh ULP POKJA 14 Perubahan DPUPR Tahun 2017 yang digawangi oleh Slamet Riadi,

Pasalnya, menurut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kab. Tanjab Barat terdapat kesalahan Perhitungan analisa Harga Satuan, atas bahan yang sama, menggunakan harga bahan lebih tinggi dari harga bahan dalam Daftar Harga Dasar Satuan Bahan.

“Terjadi kelebihan pembayaran atas kesalahan Perhitungan analisa Harga Satuan, atas bahan yang sama, menggunakan harga bahan lebih tinggi dari harga bahan dalam Daftar Harga Dasar Satuan Bahan, memungkinkan pemenang telah diatur sebelumnya karena kesalahan dalam analisa harga satuan dalam penawaran dapat menggugurkan Si penawar, terlebih perhitungan analisa Harga Satuan penawar lebih tinggi dari harga bahan dalam Daftar Harga Dasar Satuan Bahan,” Ungkap sumber jurnalbidas.com.

“lolosnya pemenang lelang atas harga satuan yang lebih tinggi dari harga bahan dalam Daftar Harga Dasar Satuan Bahan bukan merupakan keteledoran POKJA dalam tahapan evaluasi lelang, 13 perusahaan yang menjadi pemenang atas pekerjaan 13 jembatan diduga diatur secara terstruktur dan masiv. ULP POKJA 14 Perubahan DPUPR 2017 Kab. Tanjab Barat, Slamet Riadi selaku Ketua harusnya diperiksa untuk membuka dugaan pengaturan lelang.” tambah sumber yang tak ingin namanya dipublikasikan.

Sampai saat ini tak ada tindakan memperdalam penyelidikan terkait kesalahan 13 perusahaan yang diloloskan oleh ULP POKJA 14 Perubahan DPUPR tahun 2017 menjadi pemenang dalam lelang 13 unit jembatan oleh inspektorat, TP4D Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal, Tipikor Polres Tanjab Barat hingga mengasumsikan dugaan pengaturan pemenang lelang telah terstruktur dan masiv oleh si tangan besi di Kab. Tanjab Barat, “Entahlah!” Tukas sumber (St*2)

Komentar