Dinilai Telat, 3,5 Jam Pangkal Duri Menanti Bantuan Hingga Rata Dengan Tanah

MUARASABAK – jurnalbidas.com. Selama 3,5 Jam warga jalan Daeng Mangeti RT 01, RT 02 Dusun Duri I dan RT 04 Dusun Duri II Desa Pangkal Duri Kecamatan Mendahara Kab. Tanjab Timur menanti bantuan atas musibah kebakaran yang pada akhirnya sijago merah melahap habis 61 rumah warga dan 4 buah rumah dirobohkan, sebanyak 192 jiwa harus kehilangan tempat tinggal akibat telatnya bantuan dari pemkab Tanjab Timur dalam memadamkan amukan sijago merah.

Sulitnya akses melalui daratan hingga keterbatasan mobilisasi laut bantuan dari Basarnas Tanjab Barat,TNI AL Tanjab Barat, BPBD Tanjab Barat, tim Damkar Kecamatan Mendahara dan Pemadam kebakaran Kabupaten Tanjab Timur baru tiba dilokasi sekitar pukul 01.00 Wib dini hari dimana amukan sijago merah diredamkan oleh tangan – tangan masyarakat yang lelah menanti pertolongan Pemkab Tanjab Timur yang datang melakukan penyisiran dari pukul 01.00 Wib hingga pukul 03.00 Wib.

Diduga awal mula kebakaran api berasal dari dapur milik Syarkawi sekitar pukul 21.30 Wib Selanjutnya warga berdatangan untuk memadamkan api namun sijago merah baru dapat dijinakkan oleh masyarakat sekitar pukul 01.00 Wib.

“Api mulai dari dapur milik Syarkawi sekitar pukul 21.30 Wib dan terus membesar, dengan peralatan seadanya masyarakat bahu membahu berusaha memadamkan api sampai kurang lebih pukul 01.00 Wib api perlahan mulai memadam hingga saat bantuan datang api telah dapat dijinakkan oleh masyarakat setempat.” ungkap sumber.

Sumber menyebutkan, 192 jiwa selama 3,5 jam menanti Bantuan dari Pemkab Tanjab Timur hingga pada akhirnya Bantuan datang dari Pemkab Tanjab Barat melalui laut dan disusul dari Pemkab Tanjab Timur datang disaat api sudah dijinakkan.

“Bantuan Pemkab Tanjab Barat datang melalui laut dan disusul dari Pemkab Tanjab Timur yang datang saat api sudah mengecil, jadi mereka tinggal melakulan penyisiran hingga pukul 03.00 Wib api dipastikan padam.” Timpalnya sembari keberatan namanya disebutkan dalam pemberitaan.

Bencana kebakaran yang terjadi di Desa Pangkal Duri Kecamatan Mendahara Kab. Tanjab Timur haruslah menjadi sebuah cambuk untuk Pemkab Tanjab Timur dalam mengantisipasi, mempersiapkan, serta mengadakan mobilisasi agar kedepan tak lagi dinilai telat dalam melakukan tindakan pencegahan hingga penyelamatan masyarakat yang sejatinya selalu menjadi korban. (St*2)

Komentar