Dinilai Tidak Profesional, Memiliki Jabatan Tapi ASN Tetap Diperbantukan

Kuala Tungkal – Bidas. Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbantukan (dipekerjakan) di luar jabatan definitif, sementara ASN tersebut telah memiliki jabatan definitif di instansi berbeda yang memiliki tunjangan tersendiri dan dibayarkan oleh daerah seakan memiliki keistimewaan dan kedudukan spesial di jajaran ASN Kab. Tanjab Barat

Meski hal tersebut dibenarkan oleh BKPSDM Kab. Tanjab Barat dengan tetap diperbantukannya para ASN tersebut, Mukhtar AB menilai bila terus berlangsung hal seperti itu maka sepertinya Kab. Tanjab Barat kekurangan ASN yang berpotensi serta ASN yang siap ditempatkan dimana saja.

“Ada 5 ASN Penata Muda Tk.I/ III b yang saat ini diperbantukan, dan 3 ASN Penata Muda Tk.I/III a, yang masing – masing telah memiliki jabatan definitif di instansi lain yang berpotensi menimbulkan kecemburuan dikalangan ASN Kab. Tanjab Barat serta diduga memiliki link khusus hingga dapat berbuat demikian.” Ungkap Ketua LSM – LPA2DP Kab. Tanjab Barat ini, (26/6).

“Terjadinya hal ini disebabkan berkemungkinan besar kurangnya ASN yang potensial, atau ketidak profesionalan BKPSDM dalam menempatkan ASN tersebut, ingin memiliki jabatan tapi tak mau kerja pada jabatan yang didefinitifkan. Inikah yang disebut profesionalisme dalam bekerja.”

Diperbantukannya ASN yang memiliki jabatan definitif pada instansi lain menyebabkan kekosongan pada instansi dimana ASN tersebut didefinitifkan. Kekosongan pada jabatan yang didefinitifkan dianggap hanya formalitas hingga kinerja ASN tersebut tak lagi selaras dengan jabatan definitifnya. (St*2)

Komentar