Dir Pol Air Palda Jambi, Kombes Pol Fauzi Bakti Mochji Tanyakan SPB Angkutan 6 GT Kebawah, Kadis Perhubungan Raib Ditelan Bumi

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang seharusnya dimiliki oleh para pelaku usaha transfortasi laut sungai dan danau yang memiliki kapasitas 6 GT kebawah di Kab. Tanjab Barat kali ini menjadi pertanyaan oleh Dir Pol Air, Kombes Fauzi saat menyambangi pantauan arus mudik di pelabuhan LASDP Kuala Tungkal.

Pada kesempatan tersebut juga hadir kepala Syahbandar Kuala Tungkal, Prayitno yang menjelaskan bahwa sebetulnya SPB itu adalah kewenangan Dinas Perhubungan bukan lagi syahbandar.

“Dari provinsi sudah menetapkan kalau hal ini seharusnya ditangani oleh dinas perhubungan Kabupaten. Ada porsi mading masing dalam hal mengeluarkan SPB Ini, 6 GT ke atas itu Syahbandar, kalau 6 GT kebawah itu dinas perhubungan.” Ujar Kepala Syahbandar ini.

Dia sampai saat ini masih menunggu kedatangan Kadis Perhubungan Tanjab Barat untuk menjelaskan secara langsung agar tidak lagi terjadi miskomunikasi terkait siapa yang berwenang mengeluarkan SPB.

“Ya, nanti saja kita tunggu Kadis Perhubungan untuk menjelaskan langsung.” Timpalnya.

Sementara Dir Pol Air Polda Jambi, Kombes Fauzi mengatakan bahwa SPB itu penting guna menjamin legalitas, “SPB itu penting untuk menentukan legalitas,” cetusnya.

Sayang sampai berita ini ditayangkan, Kadis perhubungan Kab. Tanjab Barat tidak berada dilokasi, menurut Asnawi menyebutkan kadis tidak ada. “Kadis tidak ada, tapi pak kabid baru aja sampai.” Tukasnya. (St*2)

Komentar