Disinyalir Kuat Kasat Pol PP Turut Polisikan Stafnya Yang Mengalami Gangguan Jiwa

Hukum0 views

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disinyalir mengalami gangguan jiwa  yang menjadi terlapor perkara kasus tindak pidana umum sejak 1 Juli 2018 karena perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman kekerasan dan pengrusakan pada jum’at 29 Juni 2018 sekitar pukul 09.00 WIB.

Tabri yang merupakan salah satu Anggota Satpol PP ternyata bukan sebagai pelapor tunggal, dalam hal ini Kasat Satpol PP, Samsul Jauhari disinyalir kuat juga sebagai pelapor atas tindak pengrusakan fasilitas kantor Satpol PP yakni merusak kaca spion mobil dinas, kaca meja resepsionis kantor, pintu ruangan pimpinan Pol PP, dan meja pimpinan yang dilakukan oleh ER (41).

“Dalam kasus terlapor ER yang merupakan PNS di Satpol PP tidak hanya Tabri sebagai pelapor. Kasat Pol PP, Samsul Jauhari tak ketinggalan sebagai pelapor pengrusakan fasilitas Kantor Satpol PP. Seharusnya seorang Pimpinan itu harus bijak dalam menyikapi segala bentuk permasalahan internalnya.” Ungkap sumber jurnalbidas.com yang meminta untuk tidak mempublikasikan namanya (9/7).

Lanjut Sumber,“Si ER ini kan kita sama – sama tau kalau dia mengalami sedikit gangguan jiwa, kalau Kasat Pol PP bijak ‘kan bisa merekomendasikan kepada BKD dan Inspektorat agar si ER dilakukan pengobatan, Sepertinya diduga ada upaya mengkriminalisasikan ER agar dipecat sebagai PNS, menghukumnya dengan ancaman 4 Tahun.” Terangnya.

“Bila nanti terbukti berdasarkan keterangan ahli bahwa si ER mengalami gangguan jiwa, maka secara prosedural ER tidak dapat dihukum. Nah, Kebijakan seorang Kepala Kantor Satpol PP akan dipertanyakan dalam mengatur dan membina staf dalam institusinya.” Tambahnya.

“Dan demi hukum pihak penyidik hendaknya mencari keterangan ahli kejiwaan, jangan menyangkakan terlapor tanpa menimbang kejiwaannya dan atau mengaburkan permasalahan kejiwaan ER dalam penyidikan.” Tukasnya. (St*2)

Komentar