Diterpa ‘Black Campaign’, H. Anwar Sada Hanya Tersenyum

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Maraknya issue ‘Black Campaign’ yang menerpa dirinya dan pasangannya (Hairan_red) dalam maju di kontestasi Pilkada Kab. Tanjabbar 2021-2024 terkait mundurnya sosok religius ini dari kursi DPRD Provinsi Jambi yang menimbulkan spekulasi ambisius bahkan disebut tidak memegang amanah.

Menurut H. Anwar Sadat, Issue ini sengaja di gelindingkan hingga melahirkan opini public sementara, mereka tahu persis bahwa posisi sebagai legislatif itu terbatas kewenangannya.

“Berulang kali saya sampaikan alasan kami mundur dari kursi legislatif itu untuk lebih meluaskan peran dalam membangun kabupaten yang kita cintai ini. Sementara peran sebagai legislatif terbatas, insyaallah kedepan kita mampu mewujudkan sebuah Kabupaten yang Berkah dan Bermartabat tentu, bila kita dipilih nanti.” ujarnya sembari tersenyum.

Dikatakannya, kewenangan yang lebih luas ada pada eksekutif sebagai eksekutor pelaksana kegiatan hingga terobosan – terobosan mampu kita ciptakan karena kitalah yang lebih mengerti apa yang dibutuhkan di rumah kita sendiri.

“Yang tau akan kebutuhan rumah kita adalah kita sendiri, masa iya mengurus rumah sendiri harus tamu?” guyonnya sembari tersenyum.

Terpisah, H. Sjafril Simamora menegaskan bahwa sebenarnya H. Anwar Sadat memang tidak berkeinginan maju saat pemilihan legislatif lalu dan hal itu juga telah disampaikannya beberapa kali dihadapan public, tapi dirinya memaksa agar UAS maju di PILEG selain mengukur elektabilitas tentu untuk memastikan PAN mendukung niatan beliau maju dipilkada.

“Seringkali saya sampaikan, beliau itu maju di PILEG kemarin atas desakan kami untuk mengukur elektabilitas dan memastikan arah dukungan PAN untuk dirinya di PILKADA. kalau mundurnya beliau dari DPR disebut Ambisius, sebutkan yang mana pasangan yang tidak mundur dari jabatan sebelumnya? kenapa cuma UAS yang disebut ambisius?” Tegasnya. (red)

Komentar