Dr. Ir. H. SAFRIAL, MS BLUSUKAN, LALU APRI DASMAN, ST, MT DIMANA???

Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS (dok).

Kualatungkal- Bidas. Setelah  sebelumnya Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS (2/11) meninjau Pengerjaan pembangunan jembatan parit pulau pinang yang di laksanakan oleh PT. YAEK IFDA CONT Di Kec. Kuala Betara. Kini Kembali Beliau meninjau perkerjaan tersebut, pagi (9/11) hari ini.

Tak hanya peninjauan terhadap Pengerjaan pembangunan jembatan parit pulau pinang. peninjauan  terhadap pekerjaan – pekerjaan lain terbilang rutin dilakukan Dr. Ir. H. Safrial, MS mengingat waktu di penghujung tahun. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan fisik dapat selesai tepat waktu dan bisa dipergunakan untuk kepentingan masyarakat.

Pagi ini, Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS (9/11) blusukan ke lokasi pekerjaan jembatan parit pulau pinang dan kuala parit 2 (dua). Safrial meminta pihak rekanan pelaksana proyek pembangunan jembatan parit 2 (dua) dan jembatan pulau pinang untuk segera menyelesaikan tanggung jawabnya untuk penyelesaian proyek jembatan tersebut. “Segera selesaikan, waktu tidak lama lagi sekarang sudah dipenghujung tahun, ” Tegas Bupati.

“Jika jembatan itu tidak selesai maka masyarakat yang akan dirugikan, ini tidak boleh terjadi. Maka dari itu, Saya akan pantau terus apa lagi yang menyangkut langsung kebutuhan masyarakat, ” tukasnya.

 

Terkait harapan Bupati serta masa kontrak kerja pembangunan jembatan parit pulau pinang yang di laksanakan oleh PT. YAEK IFDA CONT Di Kec. Kuala Betara yang disinyalir telah dilakukan Abudemen (adendum) masa kontrak kerja, Kabid Bina Marga Dinas PUPR. Apri Dasman, ST, MT tak dapat di temui untuk di konfirmasi menyangkut keinginan orang nomor satu di tanjab barat ini. Dan saat Bidas mencoba menghubungi via ponselnya hanya terdengar NSP Bidadariku- Alm. Uje (9/11)

Terpisah, Adi Aspandi Pengamat pembangunan Tanjab Barat mengatakan (9/11). “Adendum perpanjangan waktu pelaksanaan tidak dilakukan serta merta saja, Ada ketentuan yang mengatur pelaksanaan adendum tersebut. Selaku PPK dan Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Apri Dasman, ST, MT setidaknya harus lebih terbuka dalam menginformasikan hal tersebut pada publik. Ini menyangkut keterbukaan informasi publik yang di atur dalam UU No. 40 Tahun 1999.” Pungkasnya. (sr)