FRAKSI PAN, WALKOUT KETIKA RAPAT DENGAR PENDAPAT TERTUTUP

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Terkait rapat dengar pendapat pihak eksekutif dan legislatif yang bersitegang tertutup sesuai keberatan yang disampaikan oleh pihak eksekutif pada rapat dengar pendapat terkait nonjobnya dua pejabat ULP Kab. Tanjab Barat membuat silang pendapat antara legislatif.

6 Anggota legislatif yang setuju rapat dengar pendapat dilaksanakan secara tertutup adalah Dedi Hadi, (Golkar), H. Assek (Gerindra), M. Zaky (PKB), Subari (PKB), Rayun (Nasdem), Hasmeli (PDIP). hingga fraksi PAN menyatakan walkout dari rapat dengar pendapat.

“Apa yang dibahas bukan menjadi rahasia negara yang dikhawatirkan untuk didengar publik. Nonjobnya 2 Pejabat ULP sudah mengangkangi surat edaran Mentri Dalam Negeri dan UU Kepegawaian.” Ujar Ketua PAN Tanjab Barat, H. Sjafril Simamora, SH. padaedia ini.

Menurutnya, walkoutnya fraksi PAN bukan karena tidak ada alasan melainkan tak ingin dinilai berkonfirasi terkaitnya hal yang seharusnya didengar oleh publik.

“Seakan eksekutif alergi terhadap media, sementara kontribusi media di Bumi Serangkuh Dayung Serentak Ketujuan begitu besar, dan melalui media publik berhak tau informasi secara aktual, saya tak ingin dinilai ikut berkonfirasi.” Tukasnya. (Red)

Komentar