Ini Dia 8 ASN Yang Memiliki Jabatan Definitif Tapi Diperbantukan

Kuala Tungkal – Bidas. Jabatan yang diberikan pada Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan amanah Pemerintah untuk di jalankan dan dimaksimalkan kinerjanya oleh seorang ASN dalam mengabdi pada NKRI, Jabatan tak hanya diberikan seyogyanya saja melainkan berdasarkan prestasi dan tingkat kinerja yang dianggap baik.

Hal tersebut ternyata tidak berlaku di Kab. Tanjab Barat, jabatan dinilai hanya formalitas. Adapun ASN yang telah diberikan jabatan secara definitif ternyata tetap di perbantukan pada instansi lain hingga menimbulkan kekosongan pada instansi tempat jabatan definitifnya dinilai biasa dan sudah lumrahnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh http://jurnalbidas.com Inilah Delapan ASN yag memiliki jabatan dan diperbantukan tersebut,

  1. Pengawas Kasi Pemerintahan Kel. Sungai Nibung dipekerjakan pada bagian Humas dan protokol setda tanjabbar,
  2. Pengawas Kasi Pemerintahan Kel. Tkl III dipekerjakan pada Sekretariat DPRD,
  3. Pengawas Kepala Seksi Pendapatan Kel. Tkl IV Kec. Seberang Kota diperbantukan pada Bagian Kepegawaian dan Pengembangan SDM,
  4. Pengawas Kasi Pendapatan Kel. Betara Kiri dipekerjakan pada Bagian Umum Setda Tanjab Barat,
  5. Pengawas Kasi Pendapatan Kel. Sriwijaya dipekerjakan pada Sekretariat DPRD,
  6. Pengawas Kasi Pembangunan Kel. Patunas diperbantukan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,
  7. Pengawas Kasubag Perencanaan dan keuangan Kec. Pengabuan dipekerjakan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman,
  8. Pengawasan Kasi Pendapatan Kel. Mekar Jaya diperbantukan pada Bagian Umum Setda Tanjabbar.

Diperbantukannya ASN yang memiliki jabatan pada instansi lain merupakan hal yang lumrah terjadi di Kab. Tanjabbar, meski berpotensi menimbulkan kecemburuan dikalangan ASN semua kembali pada kebijakan BKPSDM. “Sudah biasa, siapa yang bisa dekat dengan penguasa maka dia akan mendapatkan tempat dan perlakuan yang spesial dan istimewa. Kinerja dan prestasi bukan ukuran untuk memiliki jabatan.” Cetus salah satu ASN yang tak ingin namanya dipublikasikan, (26/6). (St*2)

Komentar