Ini Jumlah Kebocoran APBD Kab. Tanjabbar 2017 Di Jembatan Parit Lima

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Setelah kebocoran APBD Kab. Tanjabbar 2017 pada pengerjaan pembangunan jembatan parit cabang sebesar Rp.106.309.777,45 yang dilaksanakan oleh PT. BCL, kembali mendapatkan temuan pada pekerjaan pembangunan jembatan parit lima dengan kontrak Nomor 630/265/KONT/KONS-PPK-BM/DPUPR/2017 tanggal 2 Agustus 2017.

Pekerjaan dengan nilai kontrak Rp.2.771.500.000,00 yang bersumber dana dari APBD 2017 telah dinyatakan selesai dan dicairkan 100%   sesuai Berita Acara Serah Terima Pertama Pekerjaan Nomor 48/BAST/DPUPR-TJB/XII/2017 tanggal 4 Desember 2017 “Kembali BPK Perwakilan Provinsi Jambi mendapati kesalahan Perhitungan Analisa Harga Satuan dengan indikasi terdapat komponen Analisa harga satuan pekerjaannya, atas bahan yang sama, menggunakan harga bahan yang lebih tinggi dari harga satuan bahan dalam Daftar Harga Dasar Satuan Bahan.” Ungkap sumber jurnalbidas.com.

“pada kesalahan Perhitungan Analisa Harga Satuan terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp.57.633.522,31 dan kekurangan Volume pekerjaan sehingga terjadi pula kelebihan pembayaran sebesar Rp.43.070.613,48 hingga temuan terhadap pekerjaan pembangunan jembatan parit lima totalnya sebesar Rp.100.704.135,79.” Tambah sumber yang tak berkenan namanya dipublikasikan.

Sebelumnya, pada pembangunan jembatan parit cabang terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp.106.309.777,45 dan apabila ditambahkan pada pembangunan jembatan parit lima juga terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp.100.704.135,79, maka total kebocoran APBD Kab. Tanjabbar 2017 pada dua pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT. BCL  adalah Rp.207.013.913,24. (St*2)

Komentar