Ini Kenapa Mobil Mixer Penting Pada Pembangunan Drainase Sekunder Kawasan Perkotaan

Pemerintahan1,365 views

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Pembangunan Drainase Sekunder Kawasan Perkotaan diketahui memiliki pekerjaan beton bertulang dengan ketentuan mengikuti syarat – syarat umum beton bertulang yang terikat pada Peraturan Beton Bertulang Indonesia 1971 (NI – 2). Pekerjaan beton bertulang dengan campuran Mutu f’c 16,9 Mpa adalah untuk saluran drainase dan box culvert.

Sementara secara teknis pekerjaan beton bertulang campuran Mutu f’c 16,9 Mpa adalah untuk beton kedap air, hingga mobil mixer dibutuhkan untuk pengecoran dan harus dilaksanakan atas persetujuan Pengawas, setelah diadakan pemeriksaan pembesian dengan Berita Acara.

Menurut Sumber jurnalbidas.com. “Pengecoran harus dilaksanakan sebaik mungkin dengan menggunakan alat penggetar (Vibrator) untuk menjamin beton cukup kuat, padat dan harus dihindarkan terjadinya cacat pada beton seperti keropos, sarang-sarang koral yang dapat memperlemah konstruksi beton dan apabila pengecoran akan dihentikan dan akan diteruskan pada berikutnya maka tempat pemberhentian tersebut harus disetujui oleh Pengawas.” Ungkap Sumber yang meminta untuk tidak menyebutkan namanya.

“Bila dikaji dari sisi penggunaan anggaran, pekerjaan beton bertulang yang memiliki peralatan mobil mixer tentu biasanya memiliki tempat pengisian (paching plan) dan tentu memiliki satuan harga yang lebih tinggi dan berbeda berdasarkan analisa alat peralatan dengan pekerjaan yang manual (concrete mixer).” Tambah sumber.

“Bila saat tender pekerjaan tersebut, peralatan telah disanggupi oleh pihak rekanan dengan perjanjian yang dinotariskan peralatan tersebut wajib dihadirkan. Bila terjadi kesengajaan dengan mentiadakan peralatan tersebut tentu indikasi persekongkolan terjadi dilapangan antara rekanan, konsultan pengawas pekerjaan, hingga instansi terkait yang melakukan pembiaran.” Tukasnya. (St*2)

Komentar