Ironis, Pengunjung Wisata WFC Membludak Tapi Begini Wajah WFC

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Water Front City (WFC) yang terletak dipinggiran sungai pengabuan ini menjadi icon wisata di kota Kuala Tungkal yang populer oleh wisatawan lokal maupun wisatawan yang datang dari daerah tetangga.

Letaknya yang membentang di tepian sungai serta pemandangan sanset di kala senja menobatkan icon Kuala Tungkal ini menjadi tempat yang harus dikunjungi oleh para wisatawan.

“Bila tidak menginjakkan kaki di Water Front City maka bukan ke Kuala Tungkal namanya, pak.” Ungkap Achmad pengunjung WFC asal kota Jambi yang ditemui media ini di lapangan.

Achmad juga menyebutkan bahwa dirinya baru pertama kali mengunjungi WFC dan dan sungguh terkagum kagum akan membludaknya pengunjung hingga menyebabkan macet.

“Iya, mau masuk aja kita tadi macetnya lebih dari setengah jam, tapi ya mau diapakan lagi pengunjungnya rame.” tandasnya.

Akan tetapi sayang sungguh disayang wajah WFC yang menjadi kebanggaan Kota Kuala Tungkal ini tak secantik namanya, di sana – sini bertebaran sampah yang seolah – olah mencerminkan kepedulian masyarakat Kuala Tungkal serta Pemkab Tanjab Barat akan kebersihan.

“Sayang ya, mas?! WFC yang udah dikenal sebagai tempat wisata di Kuala Tungkal wajahnya penuh dengan sampah yang seakan jauh dari sentuhan tangan dinas kebersihan.” Cetus Nita, Wisatawan asal Tanjab Timur.

“Seharusnya ini menjadi perhatian khusus pemkab Tanjab Barat untuk lebih memperhatikan, terlebih saat – saat libur seperti ini. Apakah telah hilang rasa malu dan peduli Pemerintah ketika wisatawan asal luar daerah melihat wajah WFC yang seperti ini?” timpalnya.

WFC adalah tempat wisata yang telah menjadi icon kota Kuala Tungkal untuk saat ini, menjaga dan memelihara tempat umum ini merupakan tanggungjawab kita bersama dan tentunya harus di motori dan di motivasi oleh Pemkab Tanjab Barat agar WFC mampu mencerminkan bumi serangkuh dayung serentak ketujuan bukan sebagai cermin retak dari Pemerintahan. (St*2)

Komentar