JEMBATAN TAK KUNJUNG DIBANGUN, MASYARAKAT TUNTUT JANJI ANGGOTA LEGISLATIF DAPIL BETARA

Politik0 views

Aleyasa : “Dan ada juga yang bilang, kalau aku duduk 2 tahun terbangun kalau tidak, artinya saya tidak bekerja.

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Jembatan kayu Desa pasar senin Kec. Betara Kab. Tanjab Barat yang menghubungkan antara Desa pasar senin dan Desa sungai terap serta beberapa Desa lainnya hasil swadaya masyarakat sejak tahun 1982, tepatnya 36 Tahun silam hingga kini tak pernah  tersentuh pembangunan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kondisi kontruksi jembatan kayu yang telah dimakan usia ini tidak lagi kokoh seperti dulu, jembatan dengan lebar + 1 meter dengan panjang + 30 Meter ini tetap menjadi satu – satunya akses penghubung untuk beberapa desa. Silih berganti Anggota Legislatif yang berdapil di Kec. Betara dinilai hanya menebar janji palsu saat pemilu.

“Jembatan ini dibangun sekitar tahun 1982, jadi kalau kita bawa barang – barang itu susah dijembatan ini terlebih lagi bila air surut. Kecelakan juga sering terjadi, setiap tahunnya kita sudah sering mengajukan pembangunan jembatan ini dari 2015, 2016, 2017, bahkan 2018 ini pun diajukan juga. Untuk DPRD dapil betara, dia katakan atau dia sampaikan memang diusahakan namun molor terus.” Tukas Abdul Rahman salah satu masyarakat Desa pasar senin seraya berkeluh kesah,(4/7).

Diwaktu dan tempat yang sama, Aleyasa warga sungai terap mengungkapkan “Untuk satu minggu masayarakat yang lewat sini khususnya hari – hari pasar itu sekitar 500an orang, jembatan ini tak pernah tersentuh oleh pemerintah, untuk Anggota Dewan Dapil Betara pernah juga dijanjikan dulu, katanya siap untuk membantu.” Ungkapnya, (4/7).

“Dan ada juga yang bilang, kalau aku duduk 2 tahun terbangun kalau tidak, artinya saya tidak bekerja.Ternyata setelah duduk dan sudah mau selesai juga tidak terbangun – bangun juga. Harapan kami menegakkan anggota dewan memilih dia itu lah tujuannya untuk mensejahterakan Masyarakat.” Tandas Aleyasa.

Anggota Legislatif dapil Betara yang duduk mengatasnamakan masyarakat dengan mengobral janji – janji palsu saat kampanye terkait pembangunan jembatan penghubung antara desa ini kini menuai kecaman dari masyarakat Kec. Betara. Masa Bakti Anggota Legislatif periode 2014 – 2019 segera berakhir, sebuah janji yang tak kunjung terselesaikan dan sebuah janji yang mungkin akan dikomandangkan lagi untuk menjadi Anggota Legislatif Dapil Betara 2019 – 2024 nanti. (St*2)

Komentar