Kebakaran Di Mekar Jaya, PR Tertunda Untuk Pemkab Tanjab Barat

Kuala Tungkal – Bidas. Musibah kebakaran yang kerap terjadi di Kab. Tanjab Barat menuai simpati dari berbagai kalangan masyarakat, seperti halnya yang terjadi di Rt. 03 Parit Lapis, Kel. Mekar Jaya, Kecamatan Betara mengakibatkan dua unit rumah milik Seno (39) dan Trilaksono (46) habis dilalap si jago merah, Minggu (25/03) sore.

Keterlambatan kedatangan Damkar pada peristiwa ini dikarenakan jarak tempuh yang memakan waktu hampir + 30 Menit. Menurut Ketua LSM-Petisi28, Syarifuddin AR mengungkapkan (26/03),”idealnya jarak tempuh dari pos damkar ke lokasi itu + 7,5 KM hingga, tindakan penanggulangan dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat” Ungkapnya.

“Musibah kebakaran ini menjadi PR untuk pemkab Tanjab Barat, dimana di setiap kecamatan di Tanjab Barat haruslah telah berdiri Pos Damkar. Apalagi daerah kita ini rawan kebakaran, jangan sampai pemkab hanya sebatas berbelasungkawa terhadap setiap kebakaran, mengirim bantuan, tanpa ada tindakan antisipasi yang seharusnya telah difikirkan dari dulu.” Tukasnya.

Terpisah, Firdaus masyarakat Tanjab Barat Mengungkapkan (26/03). “Memberikan bantuan setelah terjadi peristiwa kebakaran bukan solusi, masyarakat butuh solusi dan antisipasi kebakaran ini. Jangan Cuma penyuluhan terhadap bahaya kebakaran, tapi Tindakan nyata akan antisipasi terhadap kebakaran harus di utamakan.” Ungkapnya.

“Mendirikan Posko Damkar disetiap kecamatan itu harus di utamakan, sebab malang tak berbau. Selama ini kita hanya memiliki pos Damkar di Dalam kota Kuala Tungkal dan Kec. Pengabuan, seakan antisipasi kebakaran ini tak di anggap penting.” Tukas Firdaus.

Kebijakan mendirikan Pos Damkar pada setiap kecamatan merupakan salah satu antisipasi atas musibah kebakaran, serta wujud keseriusan Pemkab Tanjab Barat dalam mengantisipasi bahaya kebakaran di tanjab barat yang sampai saat ini tak kunjung di pertimbangkan. (st*2)

Komentar