Kejar Limit Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Jalan Patunas, DPUPR Dinilai Telanjangi Hak Masyarakat

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Sebagai masyarakat kecil yang mengais rezeki dari berdagang disepanjang jalan Patunas demi memenuhi kebutuhan sehari – hari mereka hanya bisa pasrah dengan keadaan ruas jalan yang ditutup total oleh pihak DPUPR melalui pihak ketiga selaku pelaksana pekerjaan, PT. PILI AND TRIS SUNAS yang diduga tanpa sosialisasi dan pemberitahuan terlebih dahulu.

Penutupan akses jalan secara total ini dinilai telah menelanjangi hak – hak masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari berdagang. “Tindakan menutup total akses jalan dengan alasan pembangunan Ini sama saja DPUPR menelanjangi hak masyarakat kecil yang berdagang disepanjang jalan tersebut.” Ungkap Ketua LSM-Petisi, Syarifuddin. AR.

Menurutnya, Pihak Dinas PUPR Tanjab Barat harus mempertimbangkan hal ini demi kesejehteraan mereka sementara pekerjaan memiliki metode kerja yang diajukan rekanan ke Dinas PUPR. “Dan biasanya untuk mengantisipasi arus lalu lintas diberlakukan buka tutup sebahagian badan jalan.” Timpalnya.

Terpisah, salah satu pedagang di jalan patunas mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung pembangunan infrasturktur jalan tetapi harus juga tetap dilaksanakan dengan aturan. “Jalan yang bagus merupakan kebanggaan kita masyarakat bang, tapi bila dengan alasan membangun harus tutup mata dan mengorbankan kami apakah itu dianggap pantas oleh instansi terkait? Kami hanya masyarakat kecil yang tak mampu melawan mereka – mereka yang berlindung pada kekuasaan.” Keluhnya sembari menolak menyebutkan namanya dipublikasikan.

Penutupan jalan patunas secara total demi memuluskan pekerjaan untuk mengejar limit waktu pelaksanaan masih berlangsung sampai saat ini, dari lapangan pekerjaan tersebut tak terlihat pejabat Dinas PUPR untuk dimintai keterangan atas penutupan total akses jalan tanpa melakukan metode buka tutup sebagian badan jalan seperti layaknya pekerjaan jalan lainnya. (St*2)