Kembali, SI MELON Yang Bikin IRT Mengeluh

Ekonomi0 views

Kuala Tungkal – Bidas. Langkanya LPG 3 Kg di Kab. Tanjung Jabung Barat dewasa ini membuat masyarakat terutama para IRT (Ibu Rumah Tangga) di Kab. Tanjab Barat mengeluh. Tapi keluhan mereka tak merubah keadaan akan langkanya Si Melon bersubsidi ini.

“LPG 3 Kg sudah sulit didapat, di beberapa pangkalan penyalur juga banyak yang kosong. Kalau pun ada masuk langsung habis di serbu para pelangsir dan masyarakat.” Ungkap salah satu Ibu rumah tangga, Zuriah kepada Bidas (10/04)

Terpisah, Sekretaris YLKI Tanjab Barat mengungkapkan. “Kita sudah kontak ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (HISWANA MIGAS) Provinsi Jambi, katanya penyaluran Gas 3 Kg untuk Kab. Tanjab Barat tidak ada masalah.” Ungkap Mukhtar AB (10/04).

“Sementara untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) di Kab. Tanjab Barat adalah Rp.18.000,00, tetapi di beberapa pangkalan kita temukan ada yang menjual Rp.20.000,00/ tabung. Sementara SK kenaikan HET LPG 3 Kg belum resmi sampai hari ini.” Tambahnya.

“Kami mensinyalir kebanyakan pangkalan LPG 3 Kg menyalurkan Gas bersubsidi ini ke pedagang – pedagang eceran untuk di jual kembali dengan harga Rp.22.000,00 – Rp.24.000,00/ tabungnya sehingga, penyaluran LPG 3 Kg tidak tepat sasaran.” Tukasnya.

Kembali Zuriah menuturkan, “Kita tidak menolak bila memang harganya naik menjadi Rp.20.000,00/ Tabung tapi, tolonglah agar pangkalan mengutamakan pemakai langsung. Bukan mengutamakan pengecer,” Tukasnya. (St*2)

Komentar