Kisruh Oknum ‘AA’ Serta Dugaan ‘Intervensi’ Dan ‘Atensi’ Proses Hukum, Mukhtar, AB “Masih Sangat Percaya Kinerja Penegak Hukum Di Kab. Tanjab Barat,”

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Kisruh dan polemik dugaan maladministrasi yang terjadi pada perekrutan CPNSD Kab. Tanjab Barat tahun 2010 yang membawa nama oknum AA santer terdengar hingga kepihak penegak hukum tampaknya tak bergeming sama sekali.

Kurangnya responsive pihak hukum akan permasalahan ini meski beberapa organisasi masyarakat telah melayangkan pengaduan hingga dinilai pihak hukum hanya ‘menanti bola‘ tanpa berusaha ‘menjemput bola‘ hingga spekulasi adanya tekanan kepada pihak hukum untuk tidak responsive dalam permasalahan ini mencuat.

Akan tetapi, Ketua LSM – LPA2DP bersama Ketua LSM- PETISI menegaskan, bahwa sampai hari ini mereka masih mempercayakan permasalahan ini ke pihak hukum di Tanjab Barat meski permasalahan ini telah berlarut – larut hampir 1 Bulan berjalan tanpa langkah yang kongkrit.

“Masih sangat percaya kinerja penegak hukum di Kab. Tanjab Barat selaku negara yang berdaulat dan penegak hukum tentu polres tanjab barat jauh dari kata ‘intervensi‘ dan ‘atensi‘ pihak – pihak tertentu dalam menutupi dan serta mengkaburkan permasalahan ini dengan alasan ‘masalah ini, ‘kan sudah lama,’” ungkap Mukhtar, AB.

Senada dengan ketua LSM LPA2DP, ketua LSM PETISI menyebutkan, bahwasanya hukum tidak berlaku pasang – surut dalam menegakkan supremasi hukum di Kab. Tanjab Barat.

“Kita masih percaya konsistensi penegak hukum di wilayah Kab. Tanjab Barat ini, tak ada ‘intervensi‘ dan ‘atensi‘ dalam hal penegakan hukum demi keadilan bagi seluruh rakyat indonesia.” singkat Syarifuddin. AR.

Mereka membenarkan atas pengaduan yang disampaikan langsung ke Polres Tanjab Barat hampir sebulan berjalan, dan menyebutkan bahwa proses sedang dijalankan oleh pihak polres Tanjab Barat.

“Kemarin kita sudah mendatangi pihak polres melalui satuan reskrim, dan pihak satuan reskrim menyebutkan bahwa proses sedang dijalankan, serta memastikan tidak ada ‘intervensi‘ dan ‘atensi‘ dalam proses tersebut.” timpalnya. (St*2)

Komentar