KM. EKA CAHAYA RESMI, KAPAL DAGANG ANTAR PULAU.

Ekonomi0 views

Kuala Tungkal – Bidas. Kapal Motor (KM) Eka Cahaya GT 34 yang di nakhodai oleh Hamid yang berSKK 60 Mil merupakan Kapal Motor kayu yang bertrayek antar pulau. Pada senin (20/11) menjadi perbincangan di beberapa media terkait bongkar muatan kasur yang di duga berasal dari negeri tetangga ini tidak benar.

Hal tersebut di perjelas oleh samsi pemilik KM. Eka Cahaya (21/11), kepada Bidas menjelaskan. “Benar, KM. Eka Cahaya telah membongkar muatan kapal di pelabuhan milik HD. Bongkar muatan tersebut sebelumnya telah di laporkan ke pihak syahbandar.”Jelasnya melalui seluler.

“KM. Eka Cahaya berlayar dari Kepulauan Tanjung Pinang, Keberengkatan kapal di sertai manifest yang di keluarkan oleh Perusahaan Pelayaran PT. Putra Bone Riau Mandiri dengan tujuan kuala tungkal tertanggal 19 November 2017 selaku agen keberangkatan kami.” Papar Samsi.

Manifest KM. Eka Cahaya

Terkait muatan yang di bawa dari Tanjung Pinang Samsi Menjelaskan. “Manifest Muatan barang telah di laporkan kepihak syahbandar serta di lampirkan surat jalan dan nota – nota pembelian barang (muatan kapal).” Tukas Samsi.

Terpisah, Amiruddin Selaku Agen Keberangkatan KM. Eka Cahaya Mengatakan. (21/11) “Itu perdagangan antar pulau seluruh isi muatan kapal tercatat dalam manifest dan telah di laporkan ke syahbandar saat kedatangan kapal tersebut. Bila isi muatan kapal ada barang Ilegal, mungkin tidak bongkarnya di siang hari.” Ungkapnya.

“Kasur yang di sebutkan dalam pemberitaan oleh beberapa media tersebut ada surat jalannya, ada nota pembeliannya, dan jumlah lembar kasur itupun di sebutkan dalam manifest kapal.” Pungkasnya.

Di ketahui, Bongkar Muatan Kapal KM. Eka Cahaya di lakukan di salah satu gudang di jalan Prof. Dr. Sri Soedewi pada tanggal 20 November 2017 pukul. 15.00 WIB. (sr)

Komentar