Konflik Lahan Dengan PT. WKS, Ahmad Jakfar, “Gantian Saya Saja Jadi Bupatinya,”

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. “Pak Erwin, kalau pemkab enggan memediasinya gantian saya saja jadi bupatinya,” kata Wakil Ketua DPRD Tanjabbar Ahmad Jahfar, meminta ketegasan pemkab Tanjabbar di gedung DPRD Tanjabbar, Selasa (3/3/20).

Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, Ahmad Jahfar bahkan sempat beradu argumen dengan Asisten II Setda Pemkab Tanjabbar, H Erwin saat berusaha menampung uneg uneg curhat warga Teluk Nilau yang merasa hak mereka sudah dirampas oleh pihak perusahaan selama bertahun-tahun.

“Sekarang persoalan konflik bukan persolan lahan. Ini seolah ada keberpihakan (pemkab), pak Erwin suruh panggil kelompok tani. Pak Erwin sebagai wakil pemerintah bantu mediasi,” lanjut Jahfar.

Senada, anggota Komisi II DPRD Tanjabbar, Syufrayogi Syaiful ikut bersuara.

“Mereka sekonyong – konyong menyatakan itu lahan hak mereka semua, saya melihat pak Erwin dalam hal ini seolah cenderung membela pihak PT WKS,” timpal politisi golkar ini, melontar kritikan.

Tak terima dirinya disebut berpihak ke pihak perusahaan, H Erwin membantah ia berat sebelah dalam persoalan konflik lahan dengan pihak perusahaan.

“Maaf saya tidak ada kepentingan pak,” kata H Erwin, membantah jika dirinya dituding main mata dengan pihak PT WKS.

“Persoalan ini persoalahan lahan pak. Dikuasai empat kelompok tani mereka itu yang mengklaim,” sambungnya. (**)

Komentar