LAGI, SURAT CINTA UNTUK PT. CAHAYA REMBULAN

Hukum0 views

Kuala Tungkal – Bidas. Setelah melayangkan surat laporan terkait pengerjaan jembatan parit sikin Kab. Tanjab Barat yang dibangun menggunakan dana APBD TA. 2017 oleh PT. ZULAIKHA, Kini kembali giliran PT. CAHAYA REMBULAN  yang diduga pekerjaan fisik tidak selesai 100%.

Menurut Ketua LSM-Petisi28 Syarifuddin, AR pembangunan jembatan parit IV dengan nilai kontrak Rp.2.783.500.000,00 ini tidak tampak selesai 100 % sementara keuangan terhadap pekerjaan ini di sinyalir telah dicairkan 100%.

“Dari fisik pekerjaan terlihat tidak selesai dengan tidak adanya timbunan di salah satu oprit jembatan, sedangkan kerusakan sayap jembatan terlihat jelas dengan timbunan yang tidak dipadatkan  serta peralatan yang digunakan diduga tak sesuai dalam penawaran.” Ungkap Syarifuddin, AR (02/04).

“Disini Peranan TP4D Kejaksaan Negri Kuala Tungkal diragukan selaku pendamping. Semoga dugaan kekurangan volume itu tidak berubah menjadi tindakan persekongkolan yang berakibat merugikan Negara/Daerah.” Tambahnya.

“Kita sudah layangkan surat cinta untuk PT. CAHAYA REMBULAN pada institusi hukum di provinsi dan pusat. Karena Kita semua sangat yakin, TIM TP4D Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal telah menjalankan fungsinya dengan maksimal sehingga terdapat keadaan jembatan yang seperti itu.” Tukasnya. (st*2)

 

Komentar