Miris, Diduga Proyek Milik ‘Orang Kuat’, Mobilisasi Over Kapasitas Melenggang Bebas

Syarifuddin : “Bukannya Jalan Lingkar Roro Telah Selesai?”

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Tampaknya aturan hanya berlaku pada kaum kecil ‘tumpul keatas tajam kebawah’ tak hanya menjadi isapan jempol belaka di bumi serangkuh dayung serentak ketujuan atas pelaksanaan mega proyek senilai 31 M yang diduga milik pengusaha kuat asal jambi.

Pasalnya mobilisasi yang digunakan dinilai over kapasitas melintasi jalan dalam kota kuala tungkal sementara dalam dokumen lelang proyek tersebut jenis kendaraan yang digunakan untuk mobilisasi tiang pancang disinyalir tidak di persyaratkan.

“Tak dipersyaratkannya kendaraan yang memiliki kapasitas besar tentu menimbang dari kemampuan beban jalan. Kalau dipaksakan tentu akan menimbulkan efek kerusakan pada jalan yang dilalui.” Ujar ketua Lsm Petisi Tanjab Barat, Syarifuddin. AR.

Menurutnya, bisa masuknya mobilisasi dengan over kapasitas dalam kota kuala tungkal tentu diduga telah melanggar aturan lalu lintas dan perda setempat hingga mengasumsikan terjadi pembiaran dan lunturnya aturan terhadap pengusaha yang memang di anggap ‘orang kuat’ diprovinsi jambi.

“Tak berlaku aturan atas mobilisasi yang dinilai over kapasitas melenggang dalam kota kuala tungkal tentu ada apa – apanya. Bukannya jalan lingkar roro telah selesai dan memang dibuat untuk mobilisasi dengan kapasitas besar, kenapa tak digunakan?” Timpalnya. (St*2)

Komentar