NAH.. SELAIN PROYEK, INI PENYEBAB OPINI DISCLAIMER KAB. TANJAB BARAT

Kuala Tungkal – Bidas. Terkait kebocoran APBD sebesar + Rp 53 Miliar di Kab. Tanjab Barat dari Tahun 2005 – 2016, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi. Penyumbang Opini DISCLAIMER untuk Kab. Tanjab Barat selain temuan pada proyek pekerjaan adalah masalah ASET Daerah.

Menurut Sumber yang tak ingin di sebut namanya bahkan inisial pun tak bersedia di tuliskan menyebutkan.(10/12) “ Temuan BPK RI Perwakilan Provinsi berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan tahun 2016 untuk selain temuan masalah proyek pekerjaan fisik adalah ; Aset Lain-Lain – Aset Rusak Berat pada Aset Lainnya Sebanyak 4.424 Unit Senilai Rp. 9,93 Miliar di Empat SKPD Tidak Diketahui Keberadaannya dan Sebanyak 1.116 Unit di 28 SKPD Dicatat Dengan Nilai Rp.0,00 Dalam DBMB serta Akumulasi Penyusutannya Tidak Dicatat.” Ungkapnya.

Sumber menjelaskan, “Aset Rusak Berat – aset lain-lain sebanyak 4.424 unit pada 4 skpd tidak diketahui keberadaannya terdapat di Dinas Kehutanan sebanyak 75 Unit dengan nilai Rp.67.325.250,00, Badan penanggulangan Bencana dan Kebakaran sebanyak 625 Unit dengan nilai 550.227.500,00, Rumah Sakit Umum Daerah sebanyak 2.458 Unit dengan nilai Rp. 6.292.365.211,76, dan Sekretariat DPRD sebanyak 1.266 Unit dengan nilai Rp.3.017.493.135,75.” Paparnya.

“Sedangkan untuk Aset Rusak Berat – Aset Lain-lain Sebanyak 1.116 Unit pada 28 SKPD dicatat dengan Nilai Rp.0,00 per 31 Desember 2016 terdapat pada 28 SKPD, bahkan dari 28 SKPD itu Inspektorat Kab. Tanjung Jabung Barat Justru salah satunya.” Ungkapnya.

“Belum termasuk Aset Tanah milik Pemkab yang juga menjadi permasalahan dalam opini LHP BPK RI Perwakilan Provinsi. Semoga permasalahan ini menjadi perhatian pihak Inspektorat Kab. Tanjab Barat sebagai ujung tombak Pemkab Tanjab Barat agar terlepas dari Opini DISCLAIMER di tahun ini. Bila tak terselesaikan maka, Opini DISCLAIMER menanti untuk ketiga kalinya.” Pungkasnya.

Komentar