Oknum Kades Ini Diduga Melanggar Netralitas Asn Dan Aparatur Desa Dalam Masa Kampanye

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Kinerja BAWASLU Tanjab Barat tampaknya dituntun harus lebih peka terhadap peristiwa – peristiwa yang terjadi dimasa kampanye Pilkada Tanjab Barat 2020 – 2024, terlebih beredar photo dan video oknum kepala desa yang tampak hadir pada sosialisasi salah satu Cawabup Kab. Tanjab Barat.

Sekalipun netralitas ASN dan aparatur desa sudah jelas diatur dalam Pasal 282 dan pasal 283 ayat 1 dan 2 serta pasal 494 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dengan sanksi lainnya antara lain diatur dalam Pasal 70 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, dilarang melibatkan pejabat BUMN/BUMD, aparatur sipil negara, anggota TNI/Polri, serta kepala desa/lurah dan perangkat desa/kelurahan.

“Ini adalah temuan awal kita, dan kita akan meninjak lanjuti tentang keterlibatan kepala Desa Jati Mas ini,” Ujar Moch.Yasin, Komisioner Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Saat dikonfirmasi awak media, Jum’at (23/10).

Yasin menerangkan, sesuai dengan undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada.red) pasal 188 setiap pejabat negara, pejabat aparatur negara, dan kepala desa atau sebutan lainnya/lurah yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pasal 71, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 bulan dan paling lama enam bulan, dan/denda paling sedikit 600 ribu dan paling banyak 6 juta rupiah.

“Kalau merunut undang – undang, jalas melanggar. Akan tetapi akan kita telusuri lebih dalam mencari bukti sejauh mana keterlibatan kepala Desa Jati Mas tersebut” ungkap M Yasin.

Terpisah, Kepala Dinas PMD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Noor Setya Budi saat dikonfirmasi menerangkan bahwa hal tersebut masih menunggu klarifikasi dan menunggu keputusan Bupati Tanjung Jabung Barat.

“Masih menunggu hasil klarifikasi yg sdh disampaikan ke Bapak Bupati,” Tutup kadis PMD.

Berdasarkan photo dan video yang beredar di medsos selain berphoto bersama, dalam video yang berdurasi 4.57 (empat menit lima puluh tujuh detik) ini tampak oknum kades turut hadir dalam sosialisasi salah satu Cawabup Kab. Tanjab Barat, duduk mendengarkan serta diduga memengang atribut kampanye. (TIM)

Komentar