Pekerjaan “Beralamat Palsu” diduga menggunakan metode kerja “KAKI DI KEPALA, KEPALA DI KAKI”

Titik akhir pekerjaan Pekerjaan peningkatan struktur jalan simpang IV sungai saren simpang teluk nilau – pelabuhan ro ro (tanah lokal ke perkerasan). (dok)

Kuala Tungkal – Bidas. Masih hangat penomena dugaan pekerjaan yang “beralamat palsu”. Pekerjaan peningkatan struktur jalan simpang IV sungai saren simpang teluk nilau – pelabuhan ro ro (tanah lokal ke perkerasan) dengan pagu Rp. 26.966.600.250,00  yang di lelangkan di portal LPSE Kab, Tanjab barat mulai pada tanggal 17 Maret 2017 s/d 18 April 2017, yang di laksanakan oleh PT. Beringin Citra Lestari. Kembali dilirik.

Hal ini di karenakan pekerjaan yang di maksud menggunakan metode (Kaki di Kepala, Kepala Di Kaki) sebab pekerjaan yang di maksud memulai pekerjaannya dari titik akhir pekerjaan bukan di titik 0 (nol) awal pekerjaan. Menurut Apri Dasman, ST.(30/10) “Itu soal metode kerja, jadi di anggap untuk mobilisasi bahan. Untuk mempercepat pekerjaan itu kan ada di buat stock file yang sudah kami sarankan juga kemaren. Pertama untuk mengejar progres supaya cepat, di mulailah dari RORO itu ‘kan panjang sekitar 4 KM sampai jembatan parit 6.”

Pekerjaan petelah pembatan parit sungai limau, simpang teluk sialang. (dok)

“Terus ke parit 5, ke parit 4, dan sekarang sudah buat lagi stock file di parit ponco kalau dak salah. Jadi di pulau pinang sudah ada stock file, dan untuk di parit 2 baru stock file, memang ada keterlambatan. Jadi memang di sarankan pelaksanaan di lapangan, karena kalau dari sini (titik 0) dia harus pakai ponton juga kan?. Titik 0 (nol)nya kan bisa kita anggap dari roro juga kan.” Ungkap Apri Dasman, ST pada Bidas.

titik awal pekerjaan peningkatan struktur jalan simpang IV sungai saren simpang teluk nilau – pelabuhan ro ro (tanah lokal ke perkerasan). (dok)

Berdasarkan data yang berhasil di himpun oleh Bidas, Pekerjaan Peningkatan Struktur Jalan Simpang IV Sungai Saren Simpang Teluk Nilau – Pelabuhan Ro Ro (tanah lokal ke perkerasan) disinyalir pekerjaan tersebut memiliki tinggi timbunan biasa dari sumber galian rata – rata memiliki L = 1025 Cm, dan T = 60 Cm, serta Lapond Agregat kelas C dengan L = 500 Cm, dan T = 15 Cm, serta panjang pekerjaan 13,9 Km, dengan titik 0 (nol) awal pekerjaan di mulai dari simpang teluk sialang, Kec. Tungkal Ilir dan berakhir di simpang 4 (empat) pelabuhan roro Kec. Tungkal Ilir. (sr)

Komentar