Pemkab Tanjab Barat, Terbitkan STD-B Gratis Sebanyak 699 di Tahun 2018 .

Pemerintahan1,220 views

Merlung – jurnalbidas.com. Layanan Publik khususnya Pelayanan Perizinan dan nonperizinan merupakan salah satu agenda penting komitmen Kepemimpinan DR.Ir. H. Safrial, MS dan Drs. H. Amir Sakib periode 2016-2021 yang tertuang dalam visi dan misi pertama yaitu meningkatkan kualitas pelayanan umum melalui pembangunan infrastruktur dasar pada kawasan ekonomi yang berkualitas.

Berdasarkan Data Dirjen Perkebunan, Areal perkebunan Kelapa sawit di Indonesia mencapai 14,03 Juta Hektar. Dimana sekitar 42 % merupakan perkebunan yang diusahakan oleh para pekebun sawit kecil atau petani, dengan luasan areal kurang dari 25 hektare. keberadaan petani masih belum terindetifikasi sesuai dengan fakta faktual sehingga perlu mendapat perhatian dan pembinanan antara lain melalui konsulidasi data dan registrasi.

Sebagai catatan pemerintah Kabupaten mempunyai tanggung jawab untuk mengetahui status, tingkat produktifitas, kepemilikan tanah, data teknis kebun dan berbagai informasi penting lainnya yang bisa didapatkan dengan pendaftaran usaha perkebunan, hal ini dikatakan Asisten II Ir. Amdani saat membacakan sambutan Bupati Tanjung Jabung Barat pada pembukaan acara Sharing Pembelajaran Pembangunan Ekonomi Hijau Berbasis Komoditas di gedung Balai adat Merlung, selasa, (4/10).

“ Selama ini Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki inisiatif guna melakukan konsulidasi data perkebunan sawit yaitu dengan pendaftaran usaha perkebunan dalam bentuk STD-B Gratis, sampai dengan tahun 2018 ini telah diterbitkan STD-B Sebanyak 699 Izin atau 13.445.895 M2( 1,345 Hektar),” Sambung Asisten II Amdani.

“Amdani berharap kemitraan antara Pemerintah Daerah, masyarakat, perusahaan dan lembaga swadaya masyarakat dapat mendorong peningkatan pelayanan publik, dan pada akhirnya akan tercipta peningkatan pembangunan yang adil dan merata menuju kesejahtraan masyarakat yang lebih baik,”pungkasnya.

Hadir pada acara Camat Tungkal Ulu, Sekcam Merlung, lurah dan kepala Desa, Direktur Yayasan inisiatif dagang hijau, Direktur Rikalto, Direktur Setara Jambi, Dinas Perkebunan Tanjab Barat, Pimpinan Perusahaan di Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (Hm01)

Komentar