Penataan Kawasan Desa Tungkal I, Pengawas Strukturalis Berfungsikah?

Kuala Tungkal – Bidas. Pengerjaan Penataan Kawasan Desa Tungkal I Rt 01 Parit Cina  yang dilelang melalui LPSE Tanjab Barat pada 9 Agustus 2017 menggunakan dana APBD TA. 2017 Sebesar Rp.440.253.000,00 Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab. Tanjab Barat Terancam tidak selesai pengerjaannya. Mengingat Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut adalah 105 Hari kalender terhitung sejak 31 Agustus 2017 berdasarkan tahapan lelang Penandatanganan Kontrak Kerja.

Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV. ADI JAYA ini, berakhir pada 14 Desember 2017. Sementara fisik pekerjaan tersebut masih jauh dari selesai saat Bidas meninjau kelokasi pekerjaan. Menurut AG, sebut saja. Pengamat dan pemerhati pembangunan proyek pekerjaan pemerintah yang tak ingin namanya dipublikasikan kepada Bidas menjelaskan, “Barak kerja dalam pekerjaan tersebut perlu di pertanyakan oleh pihak pengawas dilapangan.” Ungkapnya (12/12).

“Pekerjaan juga sebaiknya mengacu pada spesifikasi teknis, direksikeet/Barak Kerja, Perlengkapan Direksikeet, 2.942 Batang Cerucup Dia.8 P.4 – 4,5 M, Lantai Kerja, Balok Sloof, Tiang, pembesian, mutu dan kwantitas beton dan dll, semua harus di awasi oleh pihak konsultan pengawas, pengawas dinas, PPTK, P2HP, Dan PPK, tanpa ada dugaan indikasi main mata. Sebab di sinyalir kerugian negara berawal dari lemahnya pengawasan lapangan.” Paparnya.

“Bila ada temuan akibat kelalaian dari pengawasan yang menyebabkan adanya dugaan konsfirasi yang dilakukan oleh pihak instansi hingga menyebabkan temuan, sesekali cobalah di tekankan terhadap kelalaian/ pembiaran yang di lakukan oleh unsur strukturalis instansi terkait. Sebab cikal bakal kerugian atau temuan tersebut berasal dari strukturalis kepengawasan.” Pungkasnya.

Sayangnya Pihak PPTK tak dapat di temui, konsultan pengawas tak di jumpai saat Bidas dilokasi pekerjaan sampai berita ini ditayangkan. (sr)

Komentar