Penimbunan Areal Pasar Parit 1 (Satu) Ditelantarkan Rekanan

Kuala Tungkal – Bidas. Setelah disinyalir kuat peralatan yang di isyaratkan dalam dokumen lelang pekerjaan yang tak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan Penimbunan areal pasar parit 1 (satu) Kel. Tungkal Harapan yang menggunakan APBD TA 2017 dengan nilai kontrak Rp.1.469.000.000,00 kini, pekerjaan tersebut tampak ditelantarkan sejak  pertengahan nopember lalu.

Sedangkan waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut disinyalir dikerjakan dalam jangka waktu pelaksanaan selama 75 hari kalender terhitung sejak di tandatanganinya kontrak 10 Oktober 2017 lalu. Menurut Agus (41), warga tanjab barat mengatakan. “Rekanan seyogyanya harus profesional dalam melaksanakan kontrak pekerjaan yang telah ditandatangani. Bila ditelantarkan seperti itu kan yang dirugikan bukan cuma owner, tapi juga masyarakat.” Ungkapnya (4/12).

“Meski disinyalir peralatan yang di isyaratkan dalam lelang tak sesuai spesifikasi pekerjaan dan otomatis terindikasi pada penawaran yang tidak sesuai hingga di duga terjadi manipulasi dalam analisa penawaran, tapi kan kontrak telah di tandatangani. Biar kerancuan terhadap proses lelang dan spesifikasi pekerjaan ditangani oleh pihak yang berwenang. Dalam pelaksanaan kan ada TIM TP4D yang mengawasi.” Tukasnya.

Terpisah, Amin (41) Mengungkapkan. “Benar dalam lelang peralatan yang di isyaratkan dalam lelang tak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan, yakni 2 (dua) Unit Dum Truck 3,5 Ton, 1 (satu) Unit Concrete Mixer 0,5 – 0,8 M3, 2 (dua) Set Standart Peralatan Tukang, dan 1 (satu) Camera 5 (lima) Mega Pixcel.” Paparnya (4/12).

“Apakah karena hal itu pekerjaan tersebut ditelantarkan? Atau pekerjaan telah selesai di kerjakan? Mohon Yth TIM TP4D untuk kiranya berkenan meninjau lokasi pekerjaan tersebut. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak, itu ‘kan pasar. Rekanan jangan nakal.” Pungkasnya (sr)

Komentar