Polemik PATUNAS, Mukhtar. AB “Tak Hanya Rekanan, Legislatif Dan Yudikatif Jangan Cuci Tangan.”

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Polemik pengerjaan peningkatan struktur jalan patunas yang dilaksanakan oleh PT. PILI And Tris Sunas mulai dari dugaan tidak dilaksanakannya item Beton Fc’ 10 Mpa untuk Lean Concreate, Lantai Drainase yang diketahui berdasarkan RAB (Rencana Anggaran Biaya) pekerjaan sebanyak 565,24 M3, hingga pelaksanaan pekerjaan yang melewati tahun anggaran 2018.

Menurut Mukhtar. AB selaku pengamat pembangunan mengatakan, pekerjaan jalan patunas tak sepenuhnya kesalahan pihak rekanan bila tak selesai tepat waktu dan 100%. “Pihak Yudikatif dan Legislatif jangan cuci tangan karena juga bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan yang terkesan dipaksa pelaksanaannya ini.” Ungkapnya.

“Pemkab Tanjab Barat melalui DPUPR Kab. Tanjab Barat turut bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan sepanjang 450 M dengan Lebar 11,5 M dan Lebar Trotoar 1,5 M. Dewan juga jangan cuci tangan, bukannya telah menyetujui pekerjaan tersebut direalisasikan di APBDP yang disinyalir dibahas dalam waktu 1 X 24 jam untuk pembahasan APBDP 2018.” Imbuhnya.

“Secara teknis tidak ada pekerjaan cor beton (rigit) dengan drainase yang akan berhasil selesai mendekati sempurna bila waktu pelaksanaannya 40 Hari kerja dan itupun tidak termasuk keadaan cuaca yang kurang bersahabat. Pertanyaan yang tepat adalah, kenapa pekerjaan tersebut terkesan dipaksakan pelaksanaannya dan kepentingan apa yang mendorong pelaksanaan pekerjaan tersebut terealisasi dengan pembahasan di Dewan selama 24 Jam?” timpalnya. (St*2)

Komentar