Polres Tanjabbar Bekuk Residivis Pencuri Sarang Walet.

Hukum0 views

Terkait Maraknya Aksi Pencurian Sarang Walet.

KUALATUNGKAL- Diwilayah hukum kabupaten tanjabbar belakangan ini mulai marak aksi pencurian sarang walet, diantaranya di desa serdang jaya dan kuala tungkal.

Sebelumnya, diruko dimana tempat Asad bekerja sudah sering terjadi aksi pencurian sarang walet sejak 2017 lalu, jika dihitung sudah 4 kali ruko sarang walet di serdang di bobol maling dengan menghancurkan kunci gembok ruko. “ 2017 itu 3 kali dan baru baru ini kejadian lagi, untuk yang sekarang saja ditaksir kerugian sarang walet yang dicuri baru baru ini seberat 2 kg karena semuanya disikat habis sama sipencuri, “ Ujarnya kemarin. (29/06)

Atas pencurian yang sering terjadi di ruko sarang walet diserdang tersebut pihaknya mengaku sudah melaporkan ke pihak kepolisian pada aksi pencurian pertama kali 2017 lalu. “ Iya cuma sekali kita lapor ke polsek betara waktu pencurian yang pertama, sampai saat ini tidak ada perkembangan malahan aksi tersebut terus saja terjadi, “ keluhnya.

Dihubungi terpisah Kasat Reskrim Polres Tanjabbar, IPTU Dian Purnomo, S.IK.MH, mengakui jajaran polres tanjabbar sudah meringkus dua tersangka spesialis pencuri sarang walet yakni berinisial SY (28 th) warga lorong kenangan putih Jl Harapan, Kelurahan Tungkal Harapan, dan berinisial MA (31 th) warga lorong masjid Jl Bahari Ujung, Kelurahan Kampung Nelayan.

Menurut Kasat Reskrim, kejadian pencurian diketahui pada hari sabru tanggal 23 juni 2018 sekira pukul 06.00 Wib, adapun pelapor atas nama M.Hari Yadi Bin Banun. dan yang menjadi korban atas nama Tolen warga panglima saman kelurahan Tungkal III. “ TKP nya di jalan H.M Nurdin (jalan saudara_red) RT 22 Kelurahan Tungkal Harapan, “ Ungkapnya.

Adapun kronologis kejadian, Penjaga walet sedang kontrol bangunan. Sesampainya di pos jaga bangunan pelapor melihat kondisi pos berantakan dan kabel listrik untuk lampu pos terputus. Kemudian pelapor pulang untuk menjemput istrinya, 30 menit kemudian pelapor kembali lagi ke bangunan dan melihat seseorang yang berada diatas bangunan walet bagian belakang, pelapor memberitahukan kepada korban (pemilik bangunan) sekira pukul 09.00 wib pelapor bersama korban membuka bangunan sesampai di dalam pelapor hendak membuka pintu kecil kemudian ada seseorang yang menahan pintu tersebut.

Kemudian pelapor beserta korban keluar dari bangunan dan memberitahukan kepada masyarakat sekitar lalu masyarakat mengepung bangunan walet. Pelapor kembali masuk ke dalam bangunan dan mendobrak pintu kecil lalu naik keatas dan melihat ada orang memanjat tembok ke atas. Kemudian melihat seseorang berlari dan seorang lagi sembunyi di dak dekat bak air, tak lama kemudian petugas kepolisian datang lalu bersama-sama masyarakat menangkap 2 (dua) terlapor berikut dengan barang bukti berupa sarang burung, stik dodos dari besi, tas, dan tali yang dipasang besi pengait lalu kedua terlapor dan barang bukti di bawa oleh polisi .

Ketika disinggung soal pencurian di serdang apakah ada kaitannya dengan residivis ini, Kata Kasat Reskrim, Belum ada petunjuk mengarah ke TKP diserdang . (So29)

Komentar