Rapat Gabungan Komisi Masalah Listrik Tanjabbar, Terkesan Diam – Diam

Kuala Tungkal – Bidas. Masalah listrik di Kab. Tanjab Barat memang sudah komplikasi dan berakar, dari periode ke periode pemerintahan permasalahan listrik tak kunjung menemukan titik terang. Mulai pemadaman yang resmi di umumkan oleh pihak PLN Ranting kuala tungkal hingga pemadaman dadakan tanpa pemberitahuan.

Selasa, 15 Mei 2018 kembali DPRD Kab. Tanjab Barat disinyalir akan melaksanakan rapat kerja gabungan Komisi I, II, dan III dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat kerja gabungan komisi perihal permasalahan listrik di Kab. Tanjab Barat pada 02 April 2018 lalu.

Berdasarkan keterangan sumber JurnalBidas.com  menjelaskan, “Rapat kerja gabungan Komisi I, II, dan III dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat kerja gabungan komisi perihal permasalahan listrik di Kab. Tanjab Barat pada 02 April 2018 akan dilaksanakan pada selasa, 15 Mei 2018, Tapi mengapa rapat tersebut tidak mengundang para Tomas, Ormas, LSM, Tokoh muda Tanjab Barat.” Ungkapnya sembari tak berkenan namanya dipublikasikan.

Sementara dalam rapat kerja gabungan Komisi I, II, dan III besok itu DPRD Tanjab Barat disinyalir kuat hanya mengundang Manajer PT. PLN (Persero) Area Jambi, Manajer Rayon PT. PLN (Persero) WS2JB Area Jambi Rayon Kuala Tungkal, Kepala Kantor SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, Pimpinan Petro Cina, Direktur PT. TJP, Direktur BUMD Jabung Barat Sakti Holding Company, dan Pimpinan PT. GJE. “ Beber Sumber.

Apapun tindakan yang diambil dalam rapat besok hendaknya DPRD Tanjab Barat mempublikasikannya, jangan diam – diam seperti pelaksanaan rapat ini. Agar tak menimbulkan konotasi jelek untuk DPRD Tanjab Barat Yang Terhormat.” Tukasnya.

Permasalahan Listrik Di Tanjab Barat sudah menjadi permasalahan umum yang berakar dan tak kunjung selesai, langkah – langkah yang diambil oleh Legislatif dan Eksekutif hendaknya transparansi dan melibatkan unsur dari masyarakat hingga tak menimbulkan praduga. (St*2)

Komentar