Ricuh Saat Tahapan Pembuktian Kualifikasi Lelang, Ada Apa?

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Tahapan pembuktian dokumen kualifikasi yang dilaksanakan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kab. Tanjab Barat di sekretariat ULP terjadi kericuhan antara pihak rekanan dan pihak panitia lelang yang sempat saling dorong.

Pasalnya, Pihak panitia lelang yang melaksanakan tahapan pembuktian dokumen kualifikasi melarang pihak rekanan yang di nilai gugur saat tahapan evaluasi dokumen kualifikasi menyaksikan proses pembuktian dokumen kualifikasi yang sedang berlangsung.

Menurut saksi yang berada ditempat kejadian mengatakan kalau pihak panitia melarang pihak rekanan yang tidak di undang saat tahapan pembuktian dokumen kualifikasi untuk menyaksikan proses tahapan pembuktian dokumen kualifikasi.“Panitia mengatakan kalau pihak rekanan yang gugur dalam tahapan evaluasi dokumen kualifikasi yang tidak di undang untuk tahapan pembuktian tidak boleh menyaksikan tahapan pembuktian, dan itu kata panita berdasarkan aturan,” Ungkapnya sembari tak ingin namanya dipubliasikan, (12/7)

“Alasan panitia melarang pihak rekanan menyaksikan proses pembuktian dokumen kualifikasi menyulut emosi pihak rekan hingga terjadi keributan sehingga, pihak panitia melaporkan pihak rekanan tersebut ke mapolres tanjab barat.” Tukasnya.

Keterbukaan informasi saat proses lelang terbuka yang dilaksanakan oleh ULP Kab. Tanjab Barat tampaknya tercederai oleh alasan panitia lelang melarang pihak rekanan yang tidak diundang dalam tahapan pembuktian dengan alasan sudah berdasarkan aturan. (St*2)

Komentar