Rp.31.065.813.241,00 Untuk 4,1 Km Aspal Jalan Roro, Pantaskah?

Advantorial1,169 views

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Diawali dengan dilaksanakannya peningkatan jalan struktur simpang IV sungai saren – simpang teluk sialang – pelabuhan roro dengan nilai pagu sebesar + Rp.26.526.140.000,-  yang dilaksanakan oleh PT. BERINGIN CITRA LESTARI, dan ditengah pengerjaan terjadi ADDENDUM dengan mencakup perubahan lingkup, Volume pekerjaan dan nilai kontrak menjadi + Rp.21.880.970.000,- tahun 2017.

Kemudian kembali dianggarkan di tahun anggaran 2018 sebesar Rp.19.520.064.000,00 dan dikerjakan oleh rekanan yang sama pada tahun 2017 yaitu PT. BERINGIN CITRA LESTARI, tak kunjung selesai proyek yang menjadi skala prioritas Pemkab Tanjab Barat ini kembali di laksanakan ditahun 2019.

Peningkatan (Struktur dan kapasitas) jalan parit IV Sei. Saren – Sp. Teluk Sialang – Pelabuhan Roro yang dilaksanakan oleh PT. Sarang Teknik Canggih yang menggunakan APBD Kab. Tanjab Barat dengan nilai HPS Rp.31.863.481.000,00 dengan nilai kontrak Rp.31.065.813.241,00. Sehingga untuk pengerjaan jalan sepanjang 13,8 Km ini telah menghabiskan anggaran ratusan miliyar bila diakumulasikan dengan pembangunan jembatan – jembatan yang mengkoneksikan ruas jalan tersebut.

Mega proyek ini akhirnya hanya terselasaikan sepanjang 4,1 Km aspal saja dan berkemungkinan 4,1 Km tersebut merupakan cerita akhir di masa kepemimpinan Safrial yang telah menguras anggaran ratusan miliyar.

“Mengingat ini merupakan tahun terakhir masa jabatan Bupati Safrial, musibah wabah corona yang memaksa pemotongan beberapa anggaran untuk pengalihan BTT bisa jadi sebuah gagasan yang lahir dari pemikiran sang visioner akan tutup dengan 4,1 Km aspal dengan menghabiskan ratusan miliyar pada 3 tahun terakhir.” Cetus Ketua Lsm Petisi Tanjab Barat, Syarifuddin. AR.

Disinggung mengenai kepantasan atas telah terkurasnya ratusan miliyar anggaran dengan hasil pekerjaan dilapangan, dia menyebutkan ini tantangan bagi mereka yang bicara keadilan dan kesejahteraan.

“Ini tantangan bagi mereka yang bicara keadilan dan kesejahteraan masyarakat hingga pantas menyebut diri VISIONER, dan UNGGUL.” Tukasnya. (St*2)

Komentar