Sekda Tanjab Barat “Kerja Maksimal Dari PLN ‘Kan Sudah Tapi Hasilnya Tidak Memuaskan,”

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Pemerintah Daerah Kab. Tanjab Barat bersama DPRD Kab. Tanjab Barat serta unsur masyarakat melaksanakan rapat kerja guna menindaklanjuti rapat kerja gabungan komisi DPRD Kab. Tanjab Barat yang diselenggarakan dengan pihak – pihak terkait permasalahan listik di bumi serangkuh dayung serentak ketujuan pada senin (2/6) yang dilaksanakan di ruang utama aula kantor Bupati Kab. Tanjab Barat.

Rapat yang beragendakan tindaklanjut atas rekomendasi DPRD Kab. Tanjab Barat, kontrak penjualan energi listrik PT. TJP kepada PLN, pemenuhan suplay listrik untuk Kab. Tanjab Barat, dan mengakomodir desakan masyarakat atas pelayanan masyarakat berjalan alot.

DOWNLOAD PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALEG 2019

Ditemui usai rapat kerja Sekda Kab. Tanjab Barat, Drs. H. Ambok Tuo, MM mengungkapkan. “Kita memutuskan untuk memberikan waktu selama 10 hari lagi karena pihak GJE minta waktu selama 7 hari, kemudian petro china ada proses yang ia halaui selama 14 hari, lalu PT. Tanjung Jabung Power minta waktu 10 hari.” Paparnya, (2/7).

“Berarti ada 31 hari yang dibutuhkan, masyarakat mengajukan ‘kan ada 7 hari, jadi saya coba putuskan ambil jalan tengah selama 10 hari lagi. Pertimbangannya kalau kita putuskan, PLN itu tidak bisa jamin bahwa listriknya akan lebih baik dari pada yang ada sekarang. Kerja maksimal dari PLN kan sudah tapi hasilnya tidak memuaskan seperti yang ada sekarang.” Tukasnya.

Permasalahan listrik di bumi serangkuh dayung serentak ketujuan ini seakan tak pernah menemukan titik terang, ribuan masyarakat selaku konsumen dari PT. PLN merasa terus dirugikan dan menanti jawaban atas problema listrik ditanjab barat ini. (St*2)

Komentar