Soal HUT Tanjabbar, Politisi Golkar Ini Minta Pemerintah Mengkaji Dan Mendiskusikan Kembali

Kualatungkal – Jurnalbidas.com. Pemerintah Kab. Tanjabbar harus mengkaji dan mendiskusikan kembali soal Utah Kab. Tanjabbar, berdasarkan UU No 54 Tahun 1999 tanggal 4 Oktober 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Sarolangun, Tebo, Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur Jo UU No.14 Tahun 2000 maka lahirlah Kab. Tanjung Jabung Timur dengan kosekuensi pecahnya KAB. TANJUNG JABUNG menjadi 2 (Tanjabbar – Tanjabtim), hal itu dibeberkan oleh politisi Golkar, Syufran Yogi, S.IP.

“Tanjab barat sama seperti Tanjab timur lahir nya tahun 1999 dan hari ini HUT ke-23, kalau Ke-57 itu TANJUNG JABUNG.” Ujarnya.

Lanjut Yogi, intruksi yang disampaikannya diforum ini merupakan pandangan dari praksi Golkar dari paripurna sebelumnya dan disampaikan kembali hari ini.

“Yang disampaikan hari ini merupakan pandangan fraksi yang kita sampaikan di paripurna sebelumnya, jadi hari ini kita sampaikan lagi di depan Gubenur dan Bupati, yang mewakili pemerintah.” Tambahnya.

Peringatan HUT dan HAUL Tanjabbar ke-57 Tahun, hari ini diadakan digedung terhormat, DPRD Kab. Tanjab Barat, Rabu (10 Agustus 2022).

Untuk diketahui, lazimnya Haul merupakan tradisi peringatan kematian yang diadakan setahun sekali dengan tujuan mendoakan ahli ‘kubur’ agar semua amal ibadah yang dilakukannya diterima Allah sekaligus mengenang keteladanan semasa hidup dari yang diperingati tersebut. Lalu, tradisi peringatan kematian apakah acara peringatan HUT dan HAUL Tanjabbar Ke-57 Tahun ini? Entahlah. (Much)

Komentar