Sssttt, ada apa di balik mulusnya JL. KIHAJAR DEWANTARA (siswa ujung) – KUALA INDAH

Kuala Tungkal – Bidas. “Surflus atas keberhasilan pembangunan peningkatan jalan kihajar dewantara (siswa ujung) – kuala indah dengan volume 2,5 KM dengan Lebar jalan lalu lintas 5 M dan ketebalan Laston Lapis Antara (AC-BC) adalah 5 CM, dan Laston Lapis Aus (AC-WC) 4 CM, atau bahasa kita sehari-hari ketebalan Aspal secara keseluruhan adalah 9 CM merata tanpa adanya variasi ketebalan, itu menurut data yang berhasil kami himpun. Memang tak ayal membuat kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap Pemkab Tanjung Jabung Barat, atas keberhasilan ini.” Ungkap RA yang tak mengizinkan namanya di sebut dalam pemberitaan.

Lanjut RA. “Sejumlah Tim pemeriksa telah menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya, baik itu dari dinas DPUPR, Tim TP4D yang di gawangi oleh pihak Kejaksaan dan terakhir kemarin (20/09/2017) di periksa oleh Tim Inspektorat Kab. Tanjab barat, yang hasil pemeriksaan mungkin belum di publikasikan, jadi sampai hari ini kita tidak dapat mengetahui adakah temuan dilapangan atau tidak ketika hasil pemeriksaan disingkronisasikan dengan data yang telah di buat oleh pihak konsultan pengawas, rekanan PT. BERINGIN CITRA LESTARI dan petugas DPUPR yang membidangi ini.” Papar RA kepada Bidas.

“Sebelumnya Jalan Kihajar Dewantara (siswa ujung) – Kuala Indah ini di tahun 2015 dilakukan pekerjaan perkerasan yang dilaksanakan oleh rekanan CV. RAHMAT, hingga setahun perkerjaan perkerasan tersebut selesai dan tidak di lanjutkan berakibat debu yang selalu menyelimuti jalan Kihajar Dewantara (siswa ujung) – Kuala Indah, akhirnya di tahun 2017 ini peningkatan pengaspalan di lakukan. Sebagai salah satu masyarakat sekitar pekerjaan ini, saya sangat mengapresiasi Pemkab Tanjab Barat.” Lanjut RA pada Bidas.

Lanjutnya lagi “Nah, menurut data yang berhasil kami himpun pekerjaan Peningkatan Jalan Kihajar Dewantara (siswa ujung) – Kuala indah ini, tidak hanya sebatas pengaspalan saja akan tetapi ada item penyiapan badan jalan 16.578 meter bujur sangkar,  yang dananya berkisar diantara 55 juta-an, ada item Lapis Pondasi Resap Pengikat sebanyak 10.000 Liter yang dananya berkisar di angka 158 juta-an, dan item Lapis Perekat sebanyak 1500 Liter yang dananya berkisar di angka 30 juta-an.” Terangnya lagi pada Bidas.

Masih RA, “secara pribadi kami berharap item – item pekerjaan tadi di laksanakan dan di terapkan sesuai dengan di lapangan, sehingga tidak ada kerugian negara yang di timbulkan dan mencederai Tujuan tulus dari Pemkab Tanjab Barat dalam mensejahterakan masyarakat tanjab barat, terutama masyarakat jalan kihajar dewantara (siswa ujung) – kuala indah dan sekitarnya.” Papar RA pada Bidas.

Masih RA. “kita akan terus menggali informasi terkait pekerjaan ini hingga terang benderang dan kami harap dapat membantu pihak – pihak penegak hukum dalam mengawasi perkerjaan tersebut. Hingga pekerjaan yang mendapat apresiasi dari masyarakat ini layak di banggakan dan pantas menjadi perkerjaan percontohan di kab. Tanjab barat ini.” Tutupnya pada Bidas sembari melemparkan senyuman.

sayang saat Bidas berusaha mengkonfirmasi Pihak Tim Inspektorat kab. Tanjab barat (29/09/2017) ke kantor inspektorat, tim pemeriksa pekerjaan tersebut sedang turun kelapangan. (Sr)

 

Komentar