Supardi : “Gotong royong Adalah Budaya Masyarakat Kita Turun Menurun,”

Tebing Tinggi – jurnalbidas.com. Gotong royong merupakan peninggalan nenek moyang yang mengutamakan semangat kebersamaan, rasa mencintai, rasa kesatuan, rasa toleransi dan untuk membangun bangsa yang satu kesatuan.

Mengedepankan sikap gotong royong akan muncul rasa tolong menolong kepada sesama namun seiring dengan perkembangan waktu, perilaku gotong royong yang dimiliki masyarakat dari berbagai lapisan terlihat mulai memudar.

Menurut H. Supardi, SH, Kemajuan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan menjadi alasan yang cukup signifikan bagi minimnya perilaku gotong royong tersebut.

“Untuk itu sudah menjadi kewajiban kita sebagai lapisan masyarakat menjaga dan terus memberdayakan gotong royong agar tidak pupus di masyarakat. Gotong royong adalah budaya masyarakat kita turun menurun.” Ungkapnya saat ikut serta bergotong royong di Musholla Al – Barokah RT. 24 Kampung Tengah Desa Teluk Pengkah.

Disinggung tentang partisipasinya untuk material pembangunan Musholla tersebut Supardi enggan memberi keterangan.

“Biarlah Allah yang mengetahui, intinya kita membangun dan melestarikan budaya gotong royong dimasyarakat RT. 24 Kampung tengah Desa Teluk Pengkah.” Timpalnya. (red)

Komentar