Syarifuddin. AR : Jangan Suguhkan Masyarakat Dengan Pembodohan

Pemerintahan939 views

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Ditengah hiruk pikuknya persiapan perhelaan menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia Ke-73 di Kab. Tanjab Barat seakan membuai sebuah fakta di balik pengaspalan jalan nelayan yang saat ini hampir selesai dilaksanakan tanpa di ketahui asal muasal dana yang diperuntukkan pada pekerjaan tersebut.

Meski pekerjaan ini telah membuai masyarakat akan peningkatan infrastruktur tapi, transparansi dalam pengelolaan dan peruntukan dana yang menggunakan dana APBD harus jelas asal muasalnya hingga tak menimbulkan persefsi dugaan kolusi yang terjadi di bumi serangkuh dayung serentak ketujuan ini.

“Pengaspalan jalan nelayan itu baik, kita mengapresiasi pekerjaan tersebut. Tapi asal usul dana yang di alokasikan untuk pekerjaan tersebut perlu transparan, sebab kita tidak pernah mendengar ada lelang pekerjaan terhadap peningkatan jalan nelayan tersebut.” Ujar Ketua LSM-Petisi28, Syarifuddin. A, (6/8).

Pekerjaan yang menggunakan agregat klas A dan pengaspalan AC-WC ini dilaksanakan oleh pihak rekanan yang tidak diketahui, tidak ada papan merk hingga tak di ketahui dana dari mana, hingga tak terlihat pihak dinas terkait dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, “Jangan suguhkan masyarakat dengan pembodohan.” imbuh Ketua LSM-Petisi28 ini.

“Berbuat untuk kebaikan untuk masyarakat itu hal yang sangat dipuji, tapi hendaknya melakukan kebaikan dengan cara dan tatanan yang baik pula. Pemkab harus bisa menjelaskan bahwa pengalokasian dana peningkatan jalan tersebut tidak salah kaprah, tidak salah lokasi pekerjaan, dan bukan merupakan pengalihan lokasi pekerjaan tanpa persetujuan masyarakat sebelum dialihkan.” tukasnya. (Sr*2)

Komentar