Syarifuddin. AR : “Kalau Bicara Aturan, TPP Kepala BPKAD Tak Mungkin 19 Juta”

Kuala Tungkal – jurnalBIDAS.com. Berkenaan dengan pernyataan Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Safrial yang menyebutkan di akun medsos banyak orang pintar, namun hanya bagi dirinya sendiri tapi tidak ada hati. Sontak menuai reaksi ketua LSM PETISI, Syarifuddin. AR.

Menurut Syarifuddin, kritik bukan menyalahkan, melainkan masukkan, mengingatkan tentunya dengan cara – cara yang rasional, tidak mau mendengar kritik dan menjadikannya bahan pertimbangan selaku kepala daerah itu disebut ANTI KRITIK.

“Bicara Peraturan Bupati No. 43. Tahun 2018 tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Kenapa Kepala BPKAD disebutkan dalam lampiran II Keputusan Bupati Tanjab Barat No. 1116/Kep.Bup/2018 sebagai Pejabat yang dipekerjakan dari badan pengawas keuangan dan pembangunan yang Menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, sementara dia (rojiun sitohang.red) mengikuti lelang jabatan.” ungkapnya.

Dipekerjakan itu sama dengan kontrak, bila telah mengikuti lelang jabatan beliau tidak dapat di katakan kontrak. Ini kami yang gagal faham atau ada keputusan yang fahamnya gagal.” tambah Syarifuddin.

Lanjutnya, Keputusan Bupati Tanjung Jabung Barat seyogyanya tentu di kaji secara hukum aturan yang berlaku. “sampai hari ini kita masih di bingungkan dasar pemberian TPP sebesar Rp. 19.280.000,- Kepada Kepala BPKAD yang disebut Pejabat yang dipekerjakan dari badan pengawas keuangan dan pembangunan yang Menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, tapi menang dari hasil lelang jabatan yang dimaksud.” Tukasnya. (St*2)

Komentar