Tekankan Tingkat Kedisiplinan Non PNS, Sekda Tak Singgung Kelayakan UMK

Kuala Tungkal – jurnalbidas.com. Dalam Rapat Evaluasi Tahunan Pegawai Non PNS Sekda Tanjab Barat, H. Ambok Tuo, MM menghimbau mengatakan TKK, TKS, dan THL harus mengikuti disiplin yang sama layaknya PNS. Apel pagi dan sore dan harus jelas tugas dan fungsinya sebagai pembantu tugas yang diberikan oleh atasan.

“Jadi apa tugas dan tanggung jawab dari Tenaga TKK, THL, dan TKS harus Jelas. Bila tidak ada tugasnya silahkan kabagnya melepas.” tegas Ambok.

Terpisah, Syarifuddin. AR selaku pengamat pemerintahan menyayangkan himbauan Sekda tentang penerapan kedisiplinan pada tenaga TKK, THL, dan TKS sementra kesejahteraan dan upah kerja mereka tak pernah di perhatikan.

” Bila merunut dari SK Gubenur Jambi Nomor: 1270/KEP.GUB/DISNAKERTRANS-3.3/2018 Tentang Penetapan Upah Minimum Kabupaten Tanjab Barat Tahun 2019, diputuskan bahwa besaran UMK yaitu sebesar Rp.2.463.353,71. Sementara yang di terima para TKK, THL, dan TKS justru dibawah UMK.” Ungkapnya.

“Menuntut Kewajiban mereka tapi tak memenuhi hak mereka merupakan suatu tindakan egois yang dilakukan, sementara dasarnya sudah jelas. Seharusnya selaku pemerintah harus memberi contoh. Klu tenaga TKK, THL, dan TKS saja upahnya di bawah UMK bagaimana buruh swasta.” timpalnya.

Salah satu tenaga TKK di temui media ini mengungkapkan, “kita berdasarkan kegiatan bang, satu kegiatan 250.000 jadi kalau ada 2 kegiatan kita dapat 500.000 per bulan. Tapi hanya di instansi tertentu yang bisa mendapat 4 kegiatan untuk 1 tenaga TKK.” Ujarnya sembari meminta merahasiakan namanya. (St*2)

Komentar